Verified
Hanura

Kapolri Harus Cepat Proses Pengunduran Diri Jenderal Yang Maju Pilkada

Politik  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 11:18:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Harus Cepat Proses Pengunduran Diri Jenderal Yang Maju Pilkada

Rahmat Bagja/Net

RMOL. Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja meminta kepada Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian segera memproses pengunduran diri perwira tinggi yang maju di Pilkada serentak 2018.

"Kami bilang ke Pak Kapolri kalau mereka sudah menjadi calon mau tidak mau surat pengunduran diri mereka cepat diproses," kata Rahmat saat diskusi Polemik 'Wajah Politik Pilkada 2018' di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (13/1).

Sebab, jelas Rahmat, Bawaslu sangat tidak terima ketika masih ada anggota Polri aktif yang mengikuti kampanye, hal ini dikhawatirkan menimbulkan persoalan baru, misalnya menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadinya.

"Karena tidak boleh kemudian dalam sumpah prajutit dan Tribrata itu kemudian menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan dirinya," pungkas Bagja.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto sebelumnya mengatakan tiga perwira tinggi Polri yang maju pada Pilkada serentak 2018 telah mengajukan permohonan untuk pensiun dini.

"Proses sudah jalan, sekarang kita tunggu saja. Memang tidak serta merta hari ini mengajukan disuruh mundur," kata Setyo di Balai Sarbini, Senayan, Jakarta, Rabu malam (10/1).

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00