Verified
Hanura

Tuntutan Buruh Kudu Rasional

Tak Sesuai Kepmenaker No 100 Tahun 2004

Nusantara  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 11:05:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tuntutan Buruh Kudu Rasional

Foto/Net

RMOL. Unjuk rasa ratusan buruh PT Kino Indonesia kudu mengindah­kan Keputusan Menteri Tenaga Kerja (Kepmenaker) No 100 Tahun 2004, terutama pasal 10 hingga 12 yang mengatur tentang perjanjian kerja harian lepas. Buruh lepas kudu paham aturan tersebut, sehingga unjuk rasa tidak meny­alahi peraturan yang berlaku.

"Dalam perjanjian Kerja Harian Lepas telah jelas diatur beberapa syarat seperti dilaksanakan untuk pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu serta vol­ume kinerja, termasuk pengupa­han berdasarkan kehadiran," kata Kuasa hukum PT Kino Indonesia, Benny Wullur, dalam rilisnya, kemarin.

Karena itu, Benny menilai tuntutan unjuk rasa yang digelar ratusan pekerja pabrik kosmetik tersebut tidak sesuai dengan Keputusan Menaker Nomor 100 Tahun 2004 pasal 10 hing­ga 12 yang mengatur tentang Perjanjian Kerja Harian Lepas. Benny mengatakan, pada unjuk rasa itu ada pekerja yang terlibat dengan status sebagai pegawai harian lepas.

"Apalagi ada pengunjuk rasa pemberitaan di media juga telah mengaku kalau mereka ber­status karyawan harian lepas," ujarnya.

Benny menjelaskan, pada per­janjian kerja harian lepas telah jelas diatur beberapa syarat. Di antaranya pekerja harian lepas untuk pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu serta volume kinerja, termasuk pengupahan berdasarkan kehadiran.

Diketahui, pada Selasa (9/1) lalu ratusan pekerja PT Kino Indonesia, di Sukabumi, Jawa Barat. Mereka menuntut pesangon karena status kerjanya tidak diper­panjang. Mereka merasa berhak mendapatkan pesangon dan me­minta perusahaan memenuhinya sebab telah bertahun-tahun bek­erja, seperti ada yang telah tiga bahkan tujuh tahun.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00