Verified
Hanura

Komisi IV: Kebijakan Menteri Enggar Sengsarakan Petani

Ekbis  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 20:59:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Komisi IV: Kebijakan Menteri Enggar Sengsarakan Petani

Net

RMOL. Komisi IV DPR mempertanyakan kebijakan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait impor beras sebanyak 500.000 ton. Langkah itu terkesan dipaksakan.

"Pada logikanya, kita berpikir bahwa di bulan Oktober adalah musim tanam dan Januari sudah panen raya yang puncaknya pada bulan Februari. Lalu untuk apa mendag repot-repot mengeluarkan izin impor," ujar anggota Komisi IV Firman Soebagyo kepada wartawan, Jumat (12/1).

Dia mengatakan, sesuai informasi dan data yang akurat bahwa surplus beras sudah dapat dicapai dan dipertanggungjawabkan. Karena, pada Januari 2018 stok beras masih terdapat banyak. Bahkan kondisi harga baik menjelang Lebaran dan Natal juga dapat terkendali.

"Saya sangat kecewa dan mengecam keras kebijakan mendag yang semakin akan membuat kecewa dan menyengsarakan petani," kata Firman.

Politisi Partai Golkar itu mengingatkan jika di tahun 2018 adalah tahun politik. Karenanya semua pihak diminta waspada, sebab kebijakan tersebut juga bisa dijadikan untuk kepentingan tertentu.

"Kejadian ini sangat janggal karena impor beras harusnya merujuk pada Undang-Undang Pangan bilamana produk nasional dan stok nasional tidak tercukupi maka baru diperbolehkan impor. Itu pun harus dapat rekomendasi dari Kementerian Pertanian," jelas Firman.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00