Verified
Hanura

Penyadapan, Potret Hukum Saat Ini Dan Hukum Acara Yang Dicita-citakan

Suara Publik  SENIN, 08 JANUARI 2018 , 20:01:00 WIB

PENYADAPAN secara hukum Internasional sempat  geger di tahun 1970, di mana dalam pemilu Presiden Amerika Serikat salah seorang calon Presiden yang bernama Richard Milhous Nixon melakukan tindakan penyadapan terhadap lawan politiknya di Hotel Watergate.

Di Indonesia pada beberapa kesempatan lalu sempat  menjadi kegaduhan pula, sampai sampai dua Guru Besar hukum yang sudah mumpuni saling beradu argument dalam  perdebatan tentang tema penyadapan yang dilakukan lembaga penegak hukum. Tema ini menjadi polemik di antaranya karena undang-undang yang jadi payung hukum khusus sampai saat ini belum ada. Padahal negara Indonesia yang menganut asas legalitas, yang semestinya mensyaratkan dalam hukum acara pidana harus disebutkan secara khusus tentang kewenangan penyadapan.

Ketidakadaan peraturan perundang-undangan dapat saja disalahgunakan (kesewenang-wenangan aparatur) sekaligus dianggap bahwa telah terjadi kekosongan hukum terhadap pengaturan penyadapan dan perlu diketahui  sampai saat ini belum ada atau tidak memuat istilah definisi "penyadapan" dan belum dikenal lembaga penyadapan dalam proses penyelidikan, penuntutan serta pemeriksaan perkara di sidang pengadilan.

Inilah yang menjadi keresahan akademik penulis untuk mengurai secara jernih untuk mencoba ikut memberikan catatan kecil dan membuka ruang diskusi kepada elemen para pembelajar hukum, civil society dengan argumen secara yuridis, filosofis dan sosiologis, pengalaman dan prospeknya di masa yang akan datang berkait penyadapan ini.

Defenisi Operasional

Dalam Pasal 31 Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang N0. 11 Tahun 2008 disebutkan "Yang dimaksud dengan "intersepsi atau penyadapan" adalah kegiatan untuk mendengarkan, merekam, membelokkan, mengubah, menghambat, dan/atau mencatat transmisi Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang tidak bersifat publik, baik menggunakan jaringan kabel komunikasi maupun jaringan nirkabel, seperti pancaran elektromagnetis atau radio frekuensi".

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Negara Hukum Itu Hebat

Negara Hukum Itu Hebat

SABTU, 13 OKTOBER 2018

Reaktualisasi Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Upaya Preventif
<i>Dear Haters, Stop Cyberbullying, Please!</i>
HILMI-FPI: Palu Mencekam

HILMI-FPI: Palu Mencekam

SABTU, 06 OKTOBER 2018

Prabowo Pemimpin Sejati

Prabowo Pemimpin Sejati

KAMIS, 04 OKTOBER 2018

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Sisa Puing Gempa

Sisa Puing Gempa

, 12 OKTOBER 2018 , 06:03:00

Ciptakan Kampanye Damai

Ciptakan Kampanye Damai

, 13 OKTOBER 2018 , 03:56:00