Verified
Hanura

WAWANCARA

Wahyu Setiawan: Bukan Sipol KPU Yang Bermasalah, Tapi Dokumen Parpol Tidak Lengkap

Wawancara  SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 10:13:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Wahyu Setiawan:  Bukan Sipol KPU Yang Bermasalah, Tapi Dokumen Parpol Tidak Lengkap

Wahyu Setiawan/Net

RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih memproses gugatan sejumlah parpol yang tidak lolos tahapan pendaftaran. Parpol yang diyatakan tidak lolos oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di antaranya Partai Idaman, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Hendropriyono, Partai Idaman, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Bhinneka Indonesia (PBI).

Kelima parpol ini melapor­kan adanya dugaan pelanggaran administrasi mengenai sistem informasi partai politik (sipol) yang kerap bermasalah. Selain itu tidak mencukupinya waktu untuk mengunggah data dalam sipol juga menjadi obyek pelaporan. Masalah itu lah yang ditudingjadi penyebab ketidaklolosan mereka.

Apa tanggapan KPU terkait gugatan lima parpol tersebut? Bagaimana kalau keputusan KPU terhadap lima parpol ini nanti­nya dibatalkan oleh Bawaslu? Berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Komisioner KPU Wahyu Setiawan :

Gara-gara Sipol, KPU digu­gat lima parpol ke Bawaslu. Tanggapan Anda?
Pertama, kami perlu jelaskan ya, sipol itu kan masuk dalam norma Peraturan KPU (PKPU). Sipol itu wajib, dan bermanfaat untuk parpol, penyelenggara, dan untuk pengawasan itu sendiri.

Lalu jika kemudian ada pihak yang merasa PKPU yang me­muat sipol itu tidak tepat, maka mestinya mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung (MA). Dan sampai dengan batas waktu tidak ada pihak yang mengajukan pengujian PKPU melalui MA, baik Bawaslu mapun parpol-parpol yang tidak lolos itu.

Kemudian terkait sipol yang bermasalah itu kan menyangkut materi persidangan ya. Tetapi kami perlu memberikan informasi bahwa sipol itu juga di­apresiasi oleh beberapa parpol. Ada pandangan yang mengapre­siasi sipol itu sendiri, dan itu sudah termuat luas di berbagai media. Sipol bermanfaat un­tuk membangun parpol yang modern, lebih menjamin akint­abilitas parpol, memudahkan penyelenggara untuk meneliti dan verifikasi, serta memudah­kan Bawaslu untuk mengawasi tahapan pemilu.
Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Peluncuran Buku Papua Ethnography

Peluncuran Buku Papua Ethnography

, 13 OKTOBER 2018 , 06:49:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00