Verified
Hanura

Spiral Kekerasan Rohingya, Perjuangan Kedaulatan Atau Kemerdekaan?

Lentera Politik  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 21:12:00 WIB | OLEH: MOHAMMAD HAILUKI

Spiral Kekerasan Rohingya, Perjuangan Kedaulatan Atau Kemerdekaan?

Pengungsi Rohingya/net

SETELAH mencermati secara seksama konflik berdarah antara pemerintah junta militer Myanmar dengan kaum Rohingya, tampaknya krisis tersebut bersumber pada cara pandang rezim Myanmar terhadap kaum Rohingya.

Rezim berkuasa di Myanmar memposisikan etnis Rohingya sebagai entitas asing yang melakukan invasi atau pendudukan terhadap wilayah kedaulatan Myanmar. Sehingga Rohingya dipandang bukan semata gerakan separatis yang berjuang memerdekaan diri, tetapi dianggap sebagai 'penjajah' kedaulatan wilayah.

Dalam doktrin militer, mengusir penjajah merupakan perang mempertahankan kemerdekaan. Maka atas dasar kepentingan nasional,  junta militer di sana mengerahkan kekuatan besar untuk memerangi kaum Rohingya yang dipandang selaku penjajah kedaulatan Myanmar.

Terlebih jika kita menelaah sejarah, kawasan Asia Tenggara memiliki catatan sejarah konflik dan disintegrasi bangsa. Seperti misal sejarah lepasnya Singapura dari Malaysia, berdirinya Brunei Darussalam menolak bergabung Federasi Malaysia, dan lepasnya Timor Timur dari Indonesia.

Selain itu ancaman disintegrasi juga masih menggayuti Pattani Thailand, dan Mindanao di Filipina. Beruntung persoalan Aceh dan Papua di Indonesia telah berhasil diselesaikan secara damai sehingga NKRI tetap terjaga. Melihat fenomena sejarah dan akar konflik bersenjata di kawasan Asia Tenggara, demi kedaulatan dan perdamaian kiranya Myanmar harus mengubah cara pandangnya terhadap kaum Rohingya.

Spiral Kekerasan

Akibat cara pandang yang konfrontatif itu, terjadilah spiral kekerasan yang melibatkan penguasa Myanmar, kaum Rohingya, dan rakyat sipil Myanmar. Sebagaimana dikemukakan Dom Helder Camara (1971) bahwa spiral kekerasan bermula dari ketidakadilan vertikal yang dilakukan penguasa terhadap rakyat sipil.
Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia
Bersihkan Puing Gempa Lombok

Bersihkan Puing Gempa Lombok

, 21 OKTOBER 2018 , 08:17:00

Patung Dua Kim

Patung Dua Kim

, 23 OKTOBER 2018 , 00:49:00

Hadiri Festival Nasyid Nusantara

Hadiri Festival Nasyid Nusantara

, 20 OKTOBER 2018 , 14:50:00