Si Pirang Dilarang Menginjak Negeri Paman Sam Lagi

Minggu, 01 Agustus 2010, 02:46 WIB

Jakarta, RMOL. Julian Assange mengaku diperingatkan orang dalam di Gedung Putih agar tidak kembali ke AS, karena dia kemungkinan bisa ditahan. Hal ini diungkapkan Assange kepada seorang jurnalis Frontline Club, Selasa (27/7).

Menurut Assange, orang dalam itu mengatakan kepadanya ada diskusi mengenai penahanannya.

“Tentang kembali ke AS, saya tidak tahu. Sumber kami di sana mengungkapkan, ada keinginan pejabat di sana menahan saya dengan tuduhan sebagai komando konspirasi mata-mata,” kata pria berambut pirang itu.

Selain gara-gara pembocoran Afghanistan War Diary, Assange mengaku takut dia bakal ditahan terkait penahanan analis intelijen AS Bradley Manning.

“Pemikiran itu (penahanan komando konspirator) sudah tidak ada lagi. Namun, ada kemungkinan ditahan untuk saksi material dan disembunyikan baik dalam tahanan atau tidak diizinkan meninggalkan negara hingga kasus Manning disimpulkan,” curhat Assenge.

Manning (22) ditahan di Baghdad, Irak, Mei lalu atas tuduhan salah mentransfer sehingga mengakibatkan bocornya  dokumen data yang sudah terklasifikasi.

Di Negeri Paman Sam, pihak berwenang punya hak menahan dan menyembunyikan saksi material untuk waktu yang tidak ditentukan. [RM]

Lomba Foto SelfiePilpres2019

Kolom Komentar


Video

Sebelum Sandi, Jokowi Pernah Janji Hapus Ujian Nasional

Jumat, 22 Maret 2019
Video

PSI: Jokowi Anjlok Karena Korupsi Parpol Pendukung

Jumat, 22 Maret 2019
loading