Bamsoet: Agama Sumber Kebajikan, Bukan Pertikaian

Laporan: Widian Vebriyanto | Kamis, 07 Februari 2019, 14:41 WIB
Bamsoet: Agama Sumber Kebajikan, Bukan Pertikaian

Bamsoet//Net

RMOL. Perbedaan pilihan politik bukan hal yang dilarang. Tapi hati harus tetap dipersatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua DPR Bambang Soesatyo menjelaskan bahwa di tahun politik akan banyak pihak yang memanfaatkan perbedaan untuk menyulut api permusuhan. Untuk itu, dia mengingatkan bahwa perbedaan di negeri ini memang banyak, namun bangsa Indonesia sejak dahulu selalu dipersatukan oleh semangat perasaan senasib dan sepenanggungan.

“Melalui dialog, kita bisa saling menguatkan satu sama lain. Walapun kita tidak bersaudara dalam keimanan, namun kita bersaudara dalam kebangsaan,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya, saat menghadiri Perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR, DPR, dan DPD RI, di Jakarta, Rabu malam (6/1).

Bamsoet, menukil pernyataan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid yang menyebut bahwa yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.

“Jadi jangan sampai kita terprovokasi akibat ulah segelintir orang yang mempolitisasi agama demi ambisi kekuasaan. Karena agama adalah sumber kebajikan, bukan sumber pertikaian," tegas Bamsoet.

Atas dasar itulah, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengajak segenap elemen bangsa memaknai perayaan Natal 2018 maupun hari besar keagamaan lainnya, sebagai momentum untuk kembali ke jati diri sebagai bangsa Indonesia yang majemuk dan berbudaya. Tak hanya itu, Tahun Baru 2019 juga harus dijalankan dengan optimisme yang tinggi, agar masa depan bangsa dan negara tetap cerah, tidak runtuh, apalagi punah.

"Tuhan Yang Maha Esa telah menunjukan cinta kasihnya kepada bangsa Indonesia, sehingga menjadikan negara kita laksana surga. Sudah sepatutnya kita mensyukuri semua berkah dan karunia ini," tutur Bamsoet. 

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menambahkan, salah satu cara bersyukur yang bisa dilakukan antara lain dengan memperkuat rasa solidaritas antar sesama anak bangsa dalam bingkai toleransi. Jangan jadikan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan sebagai alat pemecah belah.

"Tidak banyak bangsa dan negara di dunia ini yang bisa mengelola kemajemukan dan kebudayaannya menjadi sebuah kekuatan. Sejarah mencatat, banyak dari negara dunia justru terpecah belah lantaran tak bisa menghadapi benturan antar kemajemukan dan kebudayaannya masing-masing. Ini tidak boleh terjadi di negara kita Indonesia," pungkas Bamsoet.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Hadir juga sejumlah Duta Besar negara sahabat untuk Indonesia antara lain Duta Besar Norwegia H.E. Mrs. Vegard Kalee, Duta Besar Ethiopia H.E Mr. Admasu Tsegaye, dan Duta Besar Irlandia H.E. Mrs. Olivia Leslie. [ian]

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Ketua DPR Apresiasi Keberhasilan TNI dan Polri Amankan Pemilu

Ketua DPR Apresiasi Keberhasil..

Kamis, 18 April 2019
Ketua DPR: Semua Pihak Harus Menghormati Hasil Pemilu

Ketua DPR: Semua Pihak Harus M..

Kamis, 18 April 2019
Besok, Ketua DPR RI Nyoblos Di Purbalingga

Besok, Ketua DPR RI Nyoblos Di..

Selasa, 16 April 2019
Caleg Tidak Perlu Ngotot Dan Menghalalkan Segala Cara Memenangkan Pemilu

Caleg Tidak Perlu Ngotot Dan M..

Selasa, 16 April 2019
KPU Dan Bawaslu Harus Tetap Siaga Di Masa Tenang

KPU Dan Bawaslu Harus Tetap Si..

Senin, 15 April 2019
Menristekdikti Apresiasi Kampus Yang Dibangun Bambang Soesatyo

Menristekdikti Apresiasi Kampu..

Jumat, 12 April 2019
Ketua DPR Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Universitas Perwira Purbalingga

Ketua DPR Letakkan Batu Pertam..

Jumat, 12 April 2019
Pengguna Aplikasi <i>DPR Now!</i> Terus Meningkat Signifikan

Pengguna Aplikasi DPR Now! Ter..

Kamis, 04 April 2019
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)