Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ketua DPR: Indonesia Kondusif Kendati Ada Upaya Mengeskalasi Tensi Politik

Laporan: Sukardjito | Minggu, 02 Desember 2018, 22:18 WIB
Ketua DPR: Indonesia Kondusif Kendati Ada Upaya Mengeskalasi Tensi Politik

Bamsoet/Net

Pimpinan DPR memastikan stabilitas negara sangat kondusif, karena TNI, Polri dan semua unsur penegak hukum tetap mengelola aspek keamanan dan ketertiban umum sebagaimana seharusnya.

Masyarakat tidak perlu cemas menyikapi gerakan-gerakan yang provokatif mau pun pernyataan-pernyataan yang cenderung menakut-nakuti.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, aktivitas pemerintah dan DPR yang tetap fokus pada tugas-tugas kenegaraan mau pun kegiatan pembangunan menjadi bukti bahwa Indonesia sangat stabil dan kondusif.

''Tidak ada kepanikan atau kemarahan dari pemerintah, kendati Penghinaan dan upaya pembunuhan karakter yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo nyaris tak berkesudahan,'' ujar Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, Minggu (2/12).

Karena itu, lanjutnya, bersama TNI dan Polri, pemerintah serta DPR juga memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 akan berlangsung aman dan damai. Pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tetap akan menjadi pesta demokrasi sekaligus menjadi ruang bagi semua komponen masyarakat melaksanakan kedaulatannya.

''Ada upaya untuk mengeskalasi tensi politik dengan sejumlah gerakan, pernyataan provokatif hingga penghinaan kepada Presiden RI,'' ujarnya.

Namun, Bamsoet meminta, masyarakat tidak terpancing atau cemas, karena segala sesuatunya bisa dikelola sebagaimana mestinya oleh aparat keamanan dan maupun penegak hukum.

Untuk menyejukan suasana, pimpinan DPR mendorong semua kekuatan politik untuk lebih menahan diri. Silahkan berkampanye sambil menyuarakan kritik kepada pemerintah.

Namun, legislator Partai Golkar ini mengingatkan jangan sampai kebebasan mengemukakan pendapat itu disalahgunakan dengan melancarkan penghinaan kepada bangsa dan negara, menghina lambang negara, atau memprovokasi publik.

Dia berpendapat, menuju pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019, sangat ideal jika semua kekuatan politik lebih mengedepankan program-program yang realistis dan solutif.

 ''Para politisi diharapkan bisa menjadi panutan, sehingga etika dan moral patut dijunjung tinggi,'' demikian Bamsoet. [jto]

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)