Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Pembangunan Infrastruktur Harus Libatkan Masyarakat Lokal

DPR RI / JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 18:21:00

Pembangunan Infrastruktur Harus Libatkan Masyarakat Lokal

Foto/DPR RI

RMOL. Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang sedang giat dilakukan pemerintah harus melibatkan masyarakat lokal.
Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat setempat.

"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Papua harus mampu memberdayakan pengusaha daerah. Karena kalau tidak diberi kesempatan, maka hanya akan terus menjadi penonton," kata Fary saat memimpin kunjungan kerja Komisi V ke Jayapura, Papua, baru-baru ini.

Dia menuturkan, pemberdayaan masyarakat dalam sejumlah pembangunan merupakan bagian dari edukasi, sehingga masyarakat tidak hanya menikmati hasil tetapi juga bisa terlibat dalam proses pengerjaan. Sebagaimana yang diamanatkan undang-undang bahwa pengusaha daerah harus dilibatkan dalam setiap pembangunan.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, dukungan anggaran di Papua cukup besar beberapa tahun terakhir. Sehingga, besarnya kucuran dana diharapkan dapat membawa multiplier effect bagi  perekonomian di daerah setempat.

"Kita selalu mengingatkan, para pengusaha daerah betul-betul dilibatkan dalam proses pemberdayaannya. Apalagi yang dikerjakan BUMN, kita minta supaya memberikan sub pekerjaan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terutama pengusaha daerah. Sehingga dengan pengembangan infrastruktur ini membawa dampak ekonomi," jelas Fary.

Kunjungan kerja Komisi V ke Papua guna meninjau sejumlah sarana dan prasarana Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX yang akan diselenggarakan pada 2020, diantaranya Stadion Istora Papua Bangkit dan Jembatan Holtekamp. Juga meninjau sejumlah jalan nasional dan bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo.

Komisi V mendukung percepatan infrastruktur, khususnya pembangunan transportasi darat di Kabupaten Yahukimo untuk menunjang mobilisasi masyarakat yang masih terkendala.

Turut dalam kunker sejumlah anggota Komisi V, diantaranya Willem Wandik (Fraksi Demokrat), Jhon Siffy Mirin (Fraksi PAN), Subarna (Fraksi Gerindra), Rahmat Nasution Hamka (Fraksi PDIP), Andi Iwan Darmawan (Fraksi Gerindra), serta Henky Kurniadi (Fraksi PDIP). [wah]


Komentar Pembaca
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)