DPR Fokus Tingginya Kasus Perdagangan Orang Di NTT

| Jumat, 10 Agustus 2018, 16:15 WIB
DPR Fokus Tingginya Kasus Perdagangan Orang Di NTT

Foto/DPR RI

RMOL. Komisi III DPR RI memberi perhatian serius pada masih tingginya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Terlebih, saat ini Komisi III bersama pemerintah sedang berupaya merampungkan RUU KUHP, di mana masalah TPPO menjadi salah satu bagian yang akan diatur dalam RUU tersebut.

"NTT merupakan salah satu daerah yang tinggi sekali tindak pidana perdagangan orangnya. Seperti kasus yang terkenal yaitu Nirmala Bonat yang disiksa oleh majikannya di Malaysia," kata Wakil Ketua Komisi III Erma Suryani Ranik saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi III ke Kupang, NTT, beberapa waktu lalu.

Terdapat hal yang dikritisi dalam kunjungan kerja Komisi III kali ini, yaitu mengenai penggunaan pasal TPPO oleh pihak kejaksaan dan kepolisian.

"Masih ada mis antara polisi dan jaksa dalam penggunaan pasal dalam kasus TPPO. Oleh karena itu, kami sarankan agar ada koordinasi yang baik antar penyidik dari kepolisian dengan jaksa peneliti dari kejaksaan. Sehingga ketika kasus ini sudah masuk ke pengadilan, maka menjadi kasus yang kuat," jelas Erma

Dengan demikian para pelaku TPPO bisa di hukum secara maksimal bukan lagi di hukum minimal.

Selain itu, Komisi III juga melihat adanya persoalan infrastruktur yang dialami oleh mitra kerja di NTT. Seperti yang dialami Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT yang menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan tugas secara maksimal karena wilayah NTT merupakan kepulauan.

"Labuan Bajo sebagai daerah destinasi wisata, potensi untuk bisa terpapar bahaya narkotikanya tinggi tetapi sampai sekarang belum ada kantor BNN-nya. Kami paham untuk membentuk satu kantor itu harus dengan persetujuan Kementerian PAN-RB," papar Erma.

Terkait jumlah Polres yang ada di NTT, menurut Erma, dari 22 kabupaten/kota hanya ada 16 polres.

"Berarti masih ada kekurangan lima polres. Inilah yang harus menjadi perhatian ekstra buat kita," katanya. [wah] 

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Ketua DPR Apresiasi Keberhasilan TNI dan Polri Amankan Pemilu

Ketua DPR Apresiasi Keberhasil..

Kamis, 18 April 2019
Ketua DPR: Semua Pihak Harus Menghormati Hasil Pemilu

Ketua DPR: Semua Pihak Harus M..

Kamis, 18 April 2019
Besok, Ketua DPR RI Nyoblos Di Purbalingga

Besok, Ketua DPR RI Nyoblos Di..

Selasa, 16 April 2019
Caleg Tidak Perlu Ngotot Dan Menghalalkan Segala Cara Memenangkan Pemilu

Caleg Tidak Perlu Ngotot Dan M..

Selasa, 16 April 2019
KPU Dan Bawaslu Harus Tetap Siaga Di Masa Tenang

KPU Dan Bawaslu Harus Tetap Si..

Senin, 15 April 2019
Menristekdikti Apresiasi Kampus Yang Dibangun Bambang Soesatyo

Menristekdikti Apresiasi Kampu..

Jumat, 12 April 2019
Ketua DPR Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Universitas Perwira Purbalingga

Ketua DPR Letakkan Batu Pertam..

Jumat, 12 April 2019
Pengguna Aplikasi <i>DPR Now!</i> Terus Meningkat Signifikan

Pengguna Aplikasi DPR Now! Ter..

Kamis, 04 April 2019
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)