Berita

Hukum

Anggota DPRD Sumut Dijebloskan KPK Ke Lapas Sukamiskin

SENIN, 22 APRIL 2019 | 18:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi terpidana dugaan suap, Muslim Simbolon.

Muslim yang mantan anggota DPRD Provinsi Sumut dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung Jawa Barat.

"Terpidana dibawa pagi tadi dari rutan cab KPK dan telah sampai di Lapas sekitar pukul 15 WIB tadi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/4).

Muslim dijatuhi vonis hukuman empat tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsidair tiga bulan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Selasa (2/4) lalu. Dia juga baru mengembalikan uang Rp 222 juta dari total 614 juta yang harus dikembalikan kepada negara.

"Terpidana akan menjalankan masa hukumannya di Lapas (Sukamiskin) tersebut sesuai putusan pengadilan tindak pidana korupsi pada PN Jakarta Pusat yang telah berkekuatan hukum tetap," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sedikitnya 38 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019.

Puluhan nggota dewan itu diduga menerima hadiah atau janji dari Gubernur Sumut saat itu, Gatot Puji Nugroho yang menjanjikan fee sebesar Rp 300 sampai Rp 350 juta.

Fee ini terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2012-2014. Kemudian, persetujuan perubahan APBD Sumut TA 2013 dan 2014.

Febri menambahkan, selama proses penyidikan, KPK telah memeriksa ratusan saksi dalam pengusutan dugaan korupsi yang menyeret puluhan anggota DPRD Sumut ini.

"Telah dilakukan pemeriksaan terhadap sekitar 175 orang saksi," demikian Febri.

Populer

TNI Minta Warga Tak Perlu Takut Aksi 22 Mei

Senin, 20 Mei 2019 | 14:17

Putusan Bawaslu Indikasikan Persekongkolan Antara KPU, Lembaga Survei Dan Kontestan Pemilu

Jumat, 17 Mei 2019 | 06:38

Dokter Ani Hasibuan Dipolisikan, Keluarga Besar UI: Kegilaan Ini Harus Dihentikan!

Jumat, 17 Mei 2019 | 05:17

Ribuan Umat Islam Surabaya Bakal Turun Ke Jalan Tolak Kecurangan

Selasa, 14 Mei 2019 | 04:42

SBY: Sejarah Mencatat, Prabowo Seorang Yang Menghormati Hukum, Champion Of Democracy

Rabu, 22 Mei 2019 | 00:02

Data BPN: Prabowo-Sandi Menang 54,24 Persen

Selasa, 14 Mei 2019 | 17:26

Mobil Komando Bersiap Di Seberang Rumah Prabowo

Rabu, 22 Mei 2019 | 11:32

UPDATE

PNS Kemendagri Diperiksa Terkait Suap Peoyek Kampus IPDN

Jumat, 24 Mei 2019 | 10:21

Bupati Talaud Dan Timses Bakal Digarap KPK

Jumat, 24 Mei 2019 | 10:15

Jelang Laporan BPN, Gedung MK Dijaga Ketat Aparat Gabungan

Jumat, 24 Mei 2019 | 10:11

KPK Periksa Sofyan Basir Sebagai Tersangka

Jumat, 24 Mei 2019 | 10:03

Jalanan Lampung Aman Dilalui Pemudik Saat Malam Hari

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:57

Lolos Parlemen, PPP Bertekad Terus Perjuangkan Aspirasi Umat

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:51

Jalan Slipi Kembali Normal

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:42

Diajak Gabung BPN, Refly Harun: Saya Jadi Pengamat MK Saja

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:32

Kasihan Ibu DMR Yang Sempat Dicurigai Teroris Bom Bunuh Diri

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:26

Polda Metro Jaya Panggil Amien Rais Jadi Saksi Makar Hari Ini

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:19

Selengkapnya