Berita

Politik

KPU Tak Bertanggung Jawab Terhadap Kegiatan Lembaga Survei

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 18:56 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya memverifikasi lembaga survei yang sudah memenuhi dokumen persyaratan yang diatur oleh KPU. Maka KPU tidak bertanggung jawab atau memberi sanksi terhadap kegiatan lembaga survei.

"Enggaklah, mereka begitu mendaftar ke kita, kita cek dokumennya lengkap ya sudah kita nyatakan tedaftar," ungkap Ketua KPU Arief Budiman di Kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (18/4).

"Lah kan dokumennya udah kita cek semua, seluruh kelengkapannya, badan hukumnya, enggak pakai seleksi, kita cek dokumennya kan ada, bukan seleksi, tapi verifikasinya," tutur dia.

KPU juga menegaskan tidak bisa mengakui sebuah lembaga survei dapat dipercaya atau tidak.

"KPU bukan lembaga yang mengakui lembaga survei terpercaya atau tidak terpecaya. KPU itu di UU disebutkan kalau mau jadi lembaga survei (quick count) harus terdaftar di KPU. Makanya kemudian daftar ke kpu," kata dia.

"Kalau ada pelanggaran, nanti dilaporkan ke asosiasianya. Sama seperti kalau mediamu nakal, boleh KPU langsung menutup? Kan enggak," paparnya kepada wartawan.

Terkait dengan hal ini juga, sebelumnya KPU akan memeriksa hasil pelaporan Tim Hukum dan Advokat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait dengan lembaga survei.

"Nanti saya cek, ya belum tahu saya, saya cek dulu," tukas Arief.

Populer

Tomy Winata: Saya Tidak Kenal Pablo Putera Benua

Kamis, 11 Juli 2019 | 17:56

Tak Dampingi Jokowi Saat Bertemu Prabowo, Luhut Bakal Digeser Budi Gunawan?

Minggu, 14 Juli 2019 | 13:17

PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung

Sabtu, 13 Juli 2019 | 12:59

Golkar: Lebih Bagus Moeldoko Kerja Saja, Jangan Banyak Ngomong!

Minggu, 07 Juli 2019 | 14:07

Sidang DKPP, Ketua Dan Komisioner KPU Terbukti Melanggar Kode Etik

Rabu, 10 Juli 2019 | 21:23

Pimpinan KPK: Vonis Bebas SAT Aneh Bin Ajaib, Baru Kali Ini Terjadi

Selasa, 09 Juli 2019 | 19:11

Natalius Pigai: Mulai Hari Ini Saya Nyatakan Melawan Pansel KPK!

Jumat, 12 Juli 2019 | 15:16

UPDATE

NASAMS Akan Jadi “Payung” Andalan Ibu Kota

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:49

Kominfo: Susunan Menteri Jokowi-Maruf Yang Beredar Di Medsos Hoax

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:49

Bupati Klungkung Bersyukur Kris Masuk Top 99 Sinovik

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:30

The Market For Lemons, Theory Of The Second-Best, Dan Pilpres 2019

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:10

Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:48

Resmi, Senator Aceh Laporkan Denny Siregar Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:36

Jejak Digital “Menteri Terbalik” Mulai Beredar Di Masyarakat

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:29

Amien: Jokowi-Prabowo Bertemu Bahas Cebong Kampret, Bukan Bagi-Bagi Kursi

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:21

Jokowi Nggak Pro Rakyat Kalau “Menteri Terbalik” Dan “Raja Impor” Dipertahankan

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:45

Polri Bakal Bentuk Tim Baru Untuk Ungkap Kasus Novel Baswedan

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:39

Selengkapnya