Berita

Politik

Banjir Dukungan Di Injury Time, Yunarto Wijaya: Luar Biasa Pak Prabowo

SENIN, 15 APRIL 2019 | 18:33 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Menit-menit akhir jelang pencoblosan 17 April 2019 menjadi cerita tersendiri bagi pasangan capres dan cawapres nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Di menit akhir ini, Prabowo mendapat dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh atau tokoh yang bisa dibilang memiliki pasar politik masing-masing.

Dimulai dari dukungan dari Ustaz Abdul Somad. Dalam satu tayangan eksklusif, Prabowo menerima petuah dari Ustaz Abdul Somad dan amanat bila terpilih sebagai presiden kelak.

Usai menerima Abdul Somad. Di media sosial, terekam jelas Prabowo-Sandiaga menerima dukungan dari Ustaz Adi Hidayat. Setelah itu, Ulama kondang lain juga memberikan dukungan, dia adalah Abdullah Gymnastiar atau yang beken dengan julukan Aa Gym.

Aa Gym, meski dalam kondisi diinfus, menyambangi kediaman Prabowo dan menyatakan dukungannya. "Bismillah saya memilih Prabowo-Sandi," kata Aa Gym dalam video yang viral belum lama itu.

Hari ini Senin (15/4), H-2 pencoblosan, Prabowo kembali menerima dukungan, meski bukan dari kalangan ulama tapi cukup membuat publik heboh. Dukungan datang dari Adik kandung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Padahal, Ahok adalah orang yang terkenal dekat dengan calon presiden petahana Joko Widodo.

Adik perempuan Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama berada di suatu ruangan dan diterima oleh Prabowo. Potret itu diunggah ke instagram pribadi Fifi. Dalam unggahannya Fifi menyebut bahwa melalui kebesaran hati Prabowo, dia percaya akan ada rekonsiliasi dan pemulihan bangsa karena semua bisa dirangkul oleh ketum Gerindra itu untuk yang terbaik seperti yang sudah terbukti di tahun 2012.

"Segala sesuatu yang dimulai tahun 2012 dengan baik seharus dipersatukan kembali di 2019. Dalam kedamaian dan cinta kasih Indonesia tidak terpecah belah, Indonesia bersatu dalam damai. Healing for the nation. Always look to future & not look for the past. Tanggal 17 biarlah menjadi hari permulaan yang baik penuh dengan damai dan kasih #forlovingindonesia. Yang terbaik terjadi buat bangsa ini," tutupnya.

Menanggapai hal itu, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menyebut Prabowo sebagai sosok yang luar biasa. Belum jelas maksud dari Yunarto menyebut Prabowo seperti itu. Namun jelas dia menuliskan kalimat tersebut dalam unggahan twitternya.

"Setelah bertemu UAS, lalu disusul Aa Gym, Ustaz Adi Hidayat dan ditutup dengan adiknya Ahok, Fifi Tjahaja Purnama. Luar biasa Pak Prabowo," tulis Yunarto.

Populer

Tomy Winata: Saya Tidak Kenal Pablo Putera Benua

Kamis, 11 Juli 2019 | 17:56

Tak Dampingi Jokowi Saat Bertemu Prabowo, Luhut Bakal Digeser Budi Gunawan?

Minggu, 14 Juli 2019 | 13:17

PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung

Sabtu, 13 Juli 2019 | 12:59

Golkar: Lebih Bagus Moeldoko Kerja Saja, Jangan Banyak Ngomong!

Minggu, 07 Juli 2019 | 14:07

Sidang DKPP, Ketua Dan Komisioner KPU Terbukti Melanggar Kode Etik

Rabu, 10 Juli 2019 | 21:23

Pimpinan KPK: Vonis Bebas SAT Aneh Bin Ajaib, Baru Kali Ini Terjadi

Selasa, 09 Juli 2019 | 19:11

Natalius Pigai: Mulai Hari Ini Saya Nyatakan Melawan Pansel KPK!

Jumat, 12 Juli 2019 | 15:16

UPDATE

The Market For Lemons, Theory Of The Second-Best, Dan Pilpres 2019

Selasa, 16 Juli 2019 | 22:10

Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:48

Resmi, Senator Aceh Laporkan Denny Siregar Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:36

Jejak Digital “Menteri Terbalik” Mulai Beredar Di Masyarakat

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:29

Amien: Jokowi-Prabowo Bertemu Bahas Cebong Kampret, Bukan Bagi-Bagi Kursi

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:21

Jokowi Nggak Pro Rakyat Kalau “Menteri Terbalik” Dan “Raja Impor” Dipertahankan

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:45

Polri Bakal Bentuk Tim Baru Untuk Ungkap Kasus Novel Baswedan

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:39

Petaka Bunga Utang Ketinggian Dari Para Menteri “Terbalik”

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:14

Jokowi Ingatkan Inpex Untuk Serap SDM Lokal Dalam Menggarap Blok Masela

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:03

Ketidakhadiran Oposisi Bisa Buat Demokrasi Membusuk

Selasa, 16 Juli 2019 | 19:45

Selengkapnya