Berita

Hukum

Akui Operasi Wajah, Ratna: Jangan Munafik! Siapa Yang Enggak Mau Cantik

SELASA, 26 MARET 2019 | 19:28 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

RMOL. Terdakwa kasus hoax penganiaan, Ratna Sarumpaet membenarkan seluruh keterangan saksi dalam sidang pemeriksaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kemang, Jakarta, Selasa (26/3).

Sebelumnya PN Jaksel menggelar pemeriksaan dilakukan kepada enam saksi, tiga diantaranya dari pihak kepolisian, anggota Pelapor dan Penyelidik Kepolisian Polda Metro Jaya, yakni Niko Purba, Mada Dimas, dan Arief Rahman.

Tiga lainnya dilakukan pemeriksaan saksi terhadap tiga dokter dari RS Khusus Bina Estetika, yaitu Direktur Operasional Desak Gede Diah Asita Kencana, Dokter Spesialis Bedah plastik dan rekonstruksi Sidik Setiamihardja, dan Kepala Perawat Aloysia Sihombing.
 
"Saya sudah minta maaf, jadi gak ada kaitannya lagi. Aku sudah mengakui kebohongan, berarti membenarkan semua keterangan saksi? Itu semua benar. Kan saya sudah mengakui itupun pada tanggal tiga oktober," ungkap Ratna kepada para wartawan usai sidang pemeriksaan dilakukan.

Ratna juga mengakui sepenuhnya bahwa operasi yang dilakukan pada wajahnya adalah untuk mempecantik diri.

"Siapa yang enggak mau cantik, jangan munafik!" tuturnya

Sebelumnya pemeriksaan saksi ini dipimpin oleh Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Joni menjadi Ketua Majelis Hakim didampingi dua hakim anggota, yakni Krisnugroho dan Mery Taat Anggarasih.

Pemeriksaan saksi diputuskan masih akan terus dilakukan pada dua April mendatang dengan saksi  yang berbeda.

Diketahui, Ratna didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE. []

Populer

KedaiKopi Mohon Maaf Hitung Cepat Pilpres Tidak Full 100 Persen

Rabu, 17 April 2019 | 22:32

Hitung Cepat IDM Sudah 95 Persen Sampel Suara, Prabowo Unggul!

Rabu, 17 April 2019 | 17:23

Hasil Real Count Terbaru Jurdil 2019: Prabowo-Sandi 58,2 Persen, Jokowi-Maruf 39,5 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 16:24

Banjir Dukungan Di Injury Time, Yunarto Wijaya: Luar Biasa Pak Prabowo

Senin, 15 April 2019 | 18:33

Tokoh Tionghoa: Pecat Dubes Rusdi Kirana Jika Terlibat

Jumat, 12 April 2019 | 07:56

KPU Tak Bertanggung Jawab Terhadap Kegiatan Lembaga Survei

Kamis, 18 April 2019 | 18:56

Sriwedari Dan Ambruknya Benteng Jokowi

Kamis, 11 April 2019 | 12:10

UPDATE

Fabel

Minggu, 21 April 2019 | 08:50

Polisi Malaysia Selidiki Penyebaran Video Persidangan Najib Razak

Minggu, 21 April 2019 | 08:49

Pertempuran Memanas, Libya Tutup Bandara Di Ibukota

Minggu, 21 April 2019 | 08:38

Hari Kartini Dan Perempuan-Perempuan Pesisir

Minggu, 21 April 2019 | 08:22

Timses Harus Sabar Tunggu Hasil Resmi Penghitungan KPU

Minggu, 21 April 2019 | 08:13

Uang Tunai Jutaan Dolar AS Ditemukan Di Rumah Mantan Presiden Sudan

Minggu, 21 April 2019 | 07:39

Kumpulkan C1, Kapolda Metro: Untuk Data Internal Kita

Minggu, 21 April 2019 | 05:17

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik Di Karanganyar

Minggu, 21 April 2019 | 05:02

Sejumlah Petugas Meninggal, KPU: Pekerjaan Memang Menguras Tenaga Dan Mental

Minggu, 21 April 2019 | 04:14

KNPI Ajak Para Capres Bersabar Tunggu Hasil Resmi KPU

Minggu, 21 April 2019 | 03:35

Selengkapnya