Berita

Politik

Rocky Gerung: Masuk Akal Publik Minta Audit Eksternal KPU

SELASA, 26 MARET 2019 | 16:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Gelombang ketidakpercayaan ke KPU semakin tinggi jelang Pemilu serentak 2019 dikarenakan belum rampungnya permasalahan datra pemilih tetap (DPT). Ditengarai banyak DPT ganda atau siluman.

Sehingga publik meminta adanya audit eksternal karena sudah tidak percaya dengan audit internal KPU.

"Kalau dari awal problem DPT itu dibuka, dari awal tidak ada analisis forensik. Jadi masuk akal kalau publik minta ada audit eksternal karena tidak percaya dengan audit internal," ucap pengamat politik, Rocky Gerung dalam diskusi bertajuk 'Menuju Pemilu Adil dan Berintegritas: Bongkar Carut Marut DPT!' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3).

Menurut dia audit eksternal itu yang paling masuk akal bukan internal, mengingat saat ini prejudis masyarakat sudah sangat tinggi kepada penyelenggara pemilu.

"Masalahnya orang prejudis dengan sistem audit internalnya, jadi ini masalahnya. Sekarang ada kecemasan itu," bebernya.

Bahkan dosen filsafat UI itu meminta pihak internasional untuk turut memantau dan mengawasi jalannya pemilu di Indonesia.

"Kita sebut saja ada kecurangan pemilu. Nah itu kita minta agar internasional ikut untuk mengamati," pungkasnya.

Populer

Refly Harun: MK Tak Berguna Jika Pemikiran Saksi Ahli 01 Jadi Pedoman

Minggu, 23 Juni 2019 | 14:19

Kerap Keluar Konteks, Hakim MK Sebut KPU Tukang Ngeles

Kamis, 20 Juni 2019 | 21:11

Pigai: Ada Lembaga Selain MK Yang Akan Perintahkan KPU Mendiskualifikasi Jokowi-Maruf

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:24

Yusril Akui Kajian Saksi Ahli 02 Bisa Batalkan Kemenangan Jokowi-Maruf

Jumat, 21 Juni 2019 | 18:32

Beredar Undangan Aksi Sambut Kemenangan Prabowo-Sandi, BPN: Itu Hoax

Minggu, 16 Juni 2019 | 08:38

Pakar: Siapa Jamin Pendukung Jokowi Tidak Marah Jika 02 Yang Menang?

Senin, 24 Juni 2019 | 00:15

Jika Prabowo-Sandi Kalah Di MK, Maka Kecurangan Akan Menjadi Sesuatu Yang Legal

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:49

UPDATE

Sandiaga Saja Mundur Dari Wagub DKI, Masa Maruf Amin Enggak?

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:09

Pengamat Hukum: Hakim Sudah Fair Play, Apapun Putusan MK Harus Dianggap Benar

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:52

Luhut: Jokowi Tidak Akan Sungkan Temui Prabowo Di Hambalang

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:46

Jelang Putusan MK, Polisi Pastikan Tak Keluarkan Izin Unjuk Rasa

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:45

Harga Tiket Masuk Dan Parkir Mahal, DPRD DKI Akan Evaluasi Pengelola PRJ

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:40

Kalapas Yang Wajibkan Napi Baca Al Quran Dinonaktifkan, PKS: Khawatir Ada Islamisasi Lapas?

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:33

Pendekatan TKN Jokowi-Maruf Dianggap Kerdilkan Kewenangan MK

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:15

Panglima TNI Mutasi 72 Pati, Sejumlah Petinggi BIN Diganti

Selasa, 25 Juni 2019 | 12:55

Irjen Ike Edwin Didukung Raja Dan Sultan Nusantara Jadi Pimpinan KPK

Selasa, 25 Juni 2019 | 12:51

Namanya Dr. Marijuana Pepsi

Selasa, 25 Juni 2019 | 12:38

Selengkapnya