Berita

Nusantara

PKN Di Tasikmalaya Ramai Permainan Tradisional Khas Sunda

SELASA, 26 MARET 2019 | 12:30 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang merupakan salah satu resolusi Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 mulai dilaksanakan di tingkat kabupaten dan kota di Indonesia.

Setelah kabupaten Tulung Agung, Asahan, penyelenggaraan Pekan Kebudayaan giliran di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam program yang akan berjenjang hingga tingkat nasional ini diisi berbagai perlombaan, pameran serta diskusi-diskusi. Di antaranya lomba permainan tradisional Jajangkungan, Kelom Batok, Pecle, Perepet Jengkol. Total ada 12 permainan khas sunda dalam kegiatan Festival Permainan Tradisional tingkat Kabupayen Tasikmalaya.

"Permainan tradisional ini sunguh luar biasa. Mungkin jarang kita dengar Prepet Jengkol, Serodot Galpok kembali tengah-tengah generasi anak-anak saat ini sehingga kita wajib melestarikannya, dikarenakan banyak nilai kebaikan yang tercermin dari permainan tersebut," kata Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto Bupati  Tasikmalaya saat membuka Festival Permainan Tradisional di Aula Kantor Bupati, Tasikmalaya, Senin (25/3).

Menurut Ade, permainan itu tidak hanya menumbuhkan rasa kebahagian, kekompakan atau kebersamaaan tapi juga nilai pendidikannya.

Sementara itu, Direktur Pelestarian Cagaar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Fitra Arda kembali menjelaskan bahwa kegiatan PKN adalah resolusi atau tindak lanjut dari Kongres Kebudayaan tahun 2018. Dan untuk puncak kegiatan PKN akan dilaksanakan 14-19 Oktober mendatang di Jakarta.

"Tentunya harapan kami dengan terselenggaranya kegiatan tersebut dapat tumbuh nilai pendidikan karakter dan pemajuan kebudayaan secara kongkret," ujarnya.

Populer

Refly Harun: MK Tak Berguna Jika Pemikiran Saksi Ahli 01 Jadi Pedoman

Minggu, 23 Juni 2019 | 14:19

Kerap Keluar Konteks, Hakim MK Sebut KPU Tukang Ngeles

Kamis, 20 Juni 2019 | 21:11

Pigai: Ada Lembaga Selain MK Yang Akan Perintahkan KPU Mendiskualifikasi Jokowi-Maruf

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:24

Yusril Akui Kajian Saksi Ahli 02 Bisa Batalkan Kemenangan Jokowi-Maruf

Jumat, 21 Juni 2019 | 18:32

Beredar Undangan Aksi Sambut Kemenangan Prabowo-Sandi, BPN: Itu Hoax

Minggu, 16 Juni 2019 | 08:38

Pakar: Siapa Jamin Pendukung Jokowi Tidak Marah Jika 02 Yang Menang?

Senin, 24 Juni 2019 | 00:15

Jika Prabowo-Sandi Kalah Di MK, Maka Kecurangan Akan Menjadi Sesuatu Yang Legal

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:49

UPDATE

Kasus Dugaan Korupsi YKP, Bambang DH Diperiksa Lima Jam

Selasa, 25 Juni 2019 | 22:18

PIRN Di Banyuwangi Dapat Acungan Jempol Dari LIPI

Selasa, 25 Juni 2019 | 22:08

Walikota Surabaya Lemas, Dirawat Di RS dr.Soewandhi

Selasa, 25 Juni 2019 | 22:02

Berkas PK Terpidana Kasus Antaboga Sudah Diterima MA

Selasa, 25 Juni 2019 | 21:50

Amnesty International Minta Aparat Hentikan Penyiksaan Terhadap Tersangka

Selasa, 25 Juni 2019 | 21:41

Besok, KPK Hadirkan Menag Lukman Dan Gubernur Jatim Dalam Sidang Jual Beli Jabatan Kemenag

Selasa, 25 Juni 2019 | 21:12

Lampu Merah Untuk Erdogan

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:56

Marak Penelepon Gelap Mengaku Orang KPK, Febri: Lapor Ke 198

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:42

Woman of Action

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:04

Bertemu Bupati Anas, Dubes RI Di Rusia Bakal Promosikan Banyuwangi ke Moskow

Selasa, 25 Juni 2019 | 18:57

Selengkapnya