Berita

Dunia

Dinyatakan Bersih Dari Persekongkolan Dengan Rusia, Trump: Tidak Ada Kolusi

SENIN, 25 MARET 2019 | 16:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinyatakan tidak bersekongkol dengan Rusia selama pemilu 2016 lalu. Begitu ringkasan laporan Penasihat Khusus Robert Mueller yang diajukan ke Kongres pada hari Minggu (22/3). Laporan itu dirangkum untuk Kongres oleh jaksa agung, William Barr.
 
Laporan tersebut adalah puncak dari investigasi selama dua tahun yang dipimpin oleh Mueller dengan melakukan investigasi pada beberapa mantan pembantu terdekat presiden Trump. Beberapa di antaranya dituntut, dan bahkan dalam beberapa kasus, dipenjara.
 
"Walaupun laporan ini tidak menyimpulkan bahwa presiden melakukan kejahatan, (laporan) itu juga tidak membebaskannya," tulis Mueller dalam laporannya.
 
Surat ringkasan yang dibuat oleh Barr menguraikan temuan penyelidikan terkait dengan upaya Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden 2016.
 
"Penasihat khusus tidak menemukan bahwa orang Amerika Serikat atau pejabat kampanye Trump bersekongkol atau dengan sadar berkoordinasi dengan Rusia," tulis Barr dalam kesimpulannya.
 
Bagian kedua surat itu membahas masalah penghalang keadilan. Ringkasan Barr mengatakan laporan penasihat khusus akhirnya bertekad untuk tidak membuat penilaian penuntutan tradisional.
 
"Karena itu Penasihat Khusus tidak menarik kesimpulan, dengan satu atau lain cara, apakah perilaku yang diperiksa merupakan halangan," bunyi surat itu.
 
Meski begitu, laporan tidak menarik kesimpulan apakah Trump secara ilegal menghalangi keadilan.
 
Lebih lanjut Barr menekankan bahwa bukti tidak cukup untuk menetapkan bahwa Trump melakukan pelanggaran obstruksi keadilan.
 
Barr mengakhiri suratnya ke Kongres dengan mengatakan, dia akan melepaskan lebih banyak dari laporan lengkap, tetapi beberapa materi tunduk pada pembatasan.
 
"Mengingat pembatasan ini, jadwal untuk memproses laporan sebagian tergantung pada seberapa cepat Departemen dapat mengidentifikasi materi (grand jury) yang oleh hukum tidak dapat dipublikasikan," tulisnya.
 
"Saya telah meminta bantuan Penasihat Khusus dalam mengidentifikasi semua informasi yang terkandung dalam laporan secepat mungkin," tambahnya seperti dimuat BBC.
 
Menanggapi hal itu, Trump menyebut bahwa memang tidak ada persekongkolan antara dirinya dan Rusia.
 
"Tidak Ada Kolusi, Tidak Ada Halangan," tulis Trump di akun Twitternya.
 
Trump, yang berulang kali menggambarkan penyelidikan sebagai "perburuan penyihir", mengatakan akhir pekan kemarin bahwa adalah hal yang memalukan ketika negara harus melalui masalah semacam itu. Dia juga menggambarkan penyelidikan sebagai penghapusan ilegal yang gagal. []

Populer

KedaiKopi Mohon Maaf Hitung Cepat Pilpres Tidak Full 100 Persen

Rabu, 17 April 2019 | 22:32

Hitung Cepat IDM Sudah 95 Persen Sampel Suara, Prabowo Unggul!

Rabu, 17 April 2019 | 17:23

Hasil Real Count Terbaru Jurdil 2019: Prabowo-Sandi 58,2 Persen, Jokowi-Maruf 39,5 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 16:24

Banjir Dukungan Di Injury Time, Yunarto Wijaya: Luar Biasa Pak Prabowo

Senin, 15 April 2019 | 18:33

Tokoh Tionghoa: Pecat Dubes Rusdi Kirana Jika Terlibat

Jumat, 12 April 2019 | 07:56

KPU Tak Bertanggung Jawab Terhadap Kegiatan Lembaga Survei

Kamis, 18 April 2019 | 18:56

Real Count BPN Sudah 77.94 Persen, Prabowo-Sandi Unggul 63 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 22:56

UPDATE

PB HMI: KPU Lalai, Bawaslu Ke Mana?

Senin, 22 April 2019 | 18:30

Romi Masih Dapat Gaji Dari DPR

Senin, 22 April 2019 | 18:19

DPPU Binaka Beri Banyak Keuntungan Untuk Nias

Senin, 22 April 2019 | 18:19

Pemerintah Pulangkan 51 Pekerja Migran Bermasalah Dari Yordania

Senin, 22 April 2019 | 18:14

Anggota DPRD Sumut Dijebloskan KPK Ke Lapas Sukamiskin

Senin, 22 April 2019 | 18:12

100 Personel Brimob Kalbar Diterjunkan Ke WTC Mangga Dua

Senin, 22 April 2019 | 17:56

Jokowi Kalah Telak Raih Suara Napi, Bukti Ingin Perubahan

Senin, 22 April 2019 | 17:54

Jaga Netralitas, KPU Harus Tetap Bekerja Profesional

Senin, 22 April 2019 | 17:52

Kecurangan Terstruktur, Masif Dan Sistematis Bisa Picu People Power

Senin, 22 April 2019 | 17:39

KPK Harus Segera Menyeret Mendag-nya Jokowi

Senin, 22 April 2019 | 17:37

Selengkapnya