Berita

Dunia

Roaster Ternama Perancis, Malongo Sedang Cari Mitra Baru Waralaba Di Asia Tenggara

SENIN, 25 MARET 2019 | 11:08 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Penggiling kopi (Roaster) ternama asal Prancis yang menjual kopi hasil fairtrade dan pertanian organik, Malongo saat ini sedang mengekspor gaya hidup Prancis melalui kopi.

Direktur Ekspor Malongo, Hendri Rodriquez melalui pers rilis Business France yang bernaung di bawah Kedutaan Besar Perancis di Indonesia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/3) menyampaikan rencana mengembangkan kekuatan mereka ke luar negeri melalui pembukaan kedai-kedai kopi dengan sistem waralaba di Asia.

Didukung oleh antusias dari para pelanggannya yang eklektik dan berwawasan internasional, khususnya di Filipina, papar Hendri, Malongo mencoba menduplikasi konsep tersebut ke negara-negara lain di Asia Tenggara melalui nilai-nilai tradisi dan seni gastronomi Prancis.

Tempat-tempat baru Malongo yang terletak di jantung ibukota mencerminkan gaya hidup Prancis.

Seperti yang terjadi di Manila, Hendri mencontohkan, kedai-kedai kopi Malongo dirancang atas tiga bagian ruangan di mana para pelanggan dapat membeli, me-roasting kopi sendiri dan mencicipi cita rasa asli kopi seperti di ketinggian pegunungan yang dipanen langsung dengan tangan.

"Pelanggan baru dijamu untuk meminum kopi bak layaknya penduduk Prancis meminum anggur sebagai bagian dari gaya hidup mereka," ulasnya.

Dibukanya master waralaba ini mengawali kiprah dan petualangan etika dan cita rasa Malongo yang memungkinkan mereka untuk membagi nilai, passion dan kepiawaian roasting mereka ke dunia Internasional.

"Saat ini, rencana kedai-kedai kopi baru sedang dalam pertimbangan terutama di Vietnam, Malaysia, Thailand, Indonesia dan Singapura. Malongo saat ini sedang mencari mitra-mitra baru,"  terangnya berpromosi.

Para investor luar negeri ke depannya diminta dengan sepenuh hati mengembangkan konsep Malongo di pasar lokal dengan tetap berpatokan pada citra global merek dan gerai-gerai cafe yang berada di kota Nice dan Paris.

"Sangat diharapkan juga bagi kota-kota di dunia yang memiliki sensibilitas terhadap budaya Perancis untuk menyambut gerai-gerai café Malongo di kota-kota mereka di kemudian hari," imbuhnya.

Populer

Tomy Winata: Saya Tidak Kenal Pablo Putera Benua

Kamis, 11 Juli 2019 | 17:56

Tak Dampingi Jokowi Saat Bertemu Prabowo, Luhut Bakal Digeser Budi Gunawan?

Minggu, 14 Juli 2019 | 13:17

PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung

Sabtu, 13 Juli 2019 | 12:59

Golkar: Lebih Bagus Moeldoko Kerja Saja, Jangan Banyak Ngomong!

Minggu, 07 Juli 2019 | 14:07

Sidang DKPP, Ketua Dan Komisioner KPU Terbukti Melanggar Kode Etik

Rabu, 10 Juli 2019 | 21:23

Pimpinan KPK: Vonis Bebas SAT Aneh Bin Ajaib, Baru Kali Ini Terjadi

Selasa, 09 Juli 2019 | 19:11

Natalius Pigai: Mulai Hari Ini Saya Nyatakan Melawan Pansel KPK!

Jumat, 12 Juli 2019 | 15:16

UPDATE

Sebelum Polemik, Menhub Pernah Diingatkan Untuk Naikkan Tarif Batas Atas Sejak Tahun 2017

Kamis, 18 Juli 2019 | 03:16

Kuasa Hukum Novel Pertanyakan Kasus Buku Merah Yang Tak Disebut TGPF

Kamis, 18 Juli 2019 | 02:48

Bahaya, Maskapai Indonesia Bakal Bangkrut Jika Penurunan TBA Terlalu Lama

Kamis, 18 Juli 2019 | 02:32

Bau Otoriter

Kamis, 18 Juli 2019 | 01:58

Diisukan Jadi Menko Perekonomian, Airlangga: Itu Hak Prerogatif Presiden

Kamis, 18 Juli 2019 | 01:37

Mantan Kuasa Hukum Novel: TGPF Terkesan Sedang Melemahkan KPK

Kamis, 18 Juli 2019 | 01:08

Kasus Menu Tulis Tangan Garuda, Rizal Ramli: It's Time for Change

Kamis, 18 Juli 2019 | 00:48

Sempat Berharap Banyak, Wajar KPK Kecewa Dengan Hasil TGPF Novel Baswedan

Kamis, 18 Juli 2019 | 00:44

PPP Pasca Pemilu: Punah Atau Rekonsiliasi

Kamis, 18 Juli 2019 | 00:18

Episode Terakhir Kesaktian Rini?

Kamis, 18 Juli 2019 | 00:06

Selengkapnya