Berita

Keamanan

Satgas Pengaman Perbatasan Ringkus WN Malaysia Bawa Sabu Ke Tanah Air

SENIN, 25 MARET 2019 | 05:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti mengamankan seorang warga negara Malaysia yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu, Sabtu (23/3).

Penangkapan tersebut terjadi saat petugas melaksanakan pemeriksaan rutin di Pos Dalduk, Simpang Empat Dusun Sempadan Tekam Patah, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

"Diamankan Satgas Pamtas karena kedapatan membawa 5 paket kecil sabu siap pakai dalam pipet dan 1 paket kecil dalam plastik sachet berklem saat dilakukan pemeriksaan," terang Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, Minggu (24/3).

Berdasarkan pemeriksaan, WN Malaysia itu bernama Mohammad Safiezi Bin Dolhadi. Dari identitas yang didapat, pelaku merupakan warga Kampung Telok Serabang, Sematan, 94500 Lundu, Serawak, Malaysia.

Ia akan melintas ke wilayah Indonesia dengan menggunakan sepeda motor Yamaha 125 Z Nopol QAA3711K.

Barang bukti berupa sabu ditemukan Pratu Rusdiansyah saat melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap setiap pelintas batas. Adapun paket sabu itu sdisembunyikan di balik pelapis helm milik pelaku.

Pratu Rusdiansyah kamudian melaporkan kepada Danpos Letda Inf Henrry Budiarto dan membawa pelaku ke Pos Temajuk untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

"Saat dilakukan pemeriksaan oleh Danpos Letda Inf Henrry Budiarto, saudara Mohammad Safiezi Bin Dolhadi mengakui bahwa sabu tersebut merupakan miliknya yang dibeli di Kampung Serabang, Malaysia dengan harga 100 ringgit dan akan digunakan sendiri," kata Kapendam XII/Tpr.

Untuk saat ini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polsek Paloh untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Populer

Refly Harun: MK Tak Berguna Jika Pemikiran Saksi Ahli 01 Jadi Pedoman

Minggu, 23 Juni 2019 | 14:19

Kerap Keluar Konteks, Hakim MK Sebut KPU Tukang Ngeles

Kamis, 20 Juni 2019 | 21:11

Pigai: Ada Lembaga Selain MK Yang Akan Perintahkan KPU Mendiskualifikasi Jokowi-Maruf

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:24

Yusril Akui Kajian Saksi Ahli 02 Bisa Batalkan Kemenangan Jokowi-Maruf

Jumat, 21 Juni 2019 | 18:32

Beredar Undangan Aksi Sambut Kemenangan Prabowo-Sandi, BPN: Itu Hoax

Minggu, 16 Juni 2019 | 08:38

Pakar: Siapa Jamin Pendukung Jokowi Tidak Marah Jika 02 Yang Menang?

Senin, 24 Juni 2019 | 00:15

Jika Prabowo-Sandi Kalah Di MK, Maka Kecurangan Akan Menjadi Sesuatu Yang Legal

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:49

UPDATE

Setelah Bali, Kegiatan PKU Juga Menyasar Desa Rawan Pangan Di Yogyakarta

Selasa, 25 Juni 2019 | 15:17

Halal Bihalal Purnawirawan TNI Hampir Batal, Dipersulit Hingga Ada Helikopter Mondar-Mandir

Selasa, 25 Juni 2019 | 15:17

HMI Sumut Ajak Pendukung Jokowi Dan Prabowo Hormati Putusan MK

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:59

Usai Diperiksa KPK, Yasonna Mengaku Ditanya Soal Pembahasan Rapat Komisi II

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:50

Khawatir Transaksional, Kaum Buruh Minta Revisi UU Ketenagakerjaan Ditunda

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:34

Prof Romli: Penangguhan Soenarko Diskresi Polri, Kasusnya Tetap Berlanjut

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:29

Sandiaga Saja Mundur Dari Wagub DKI, Masa Maruf Amin Enggak?

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:09

Pengamat Hukum: Hakim Sudah Fair Play, Apapun Putusan MK Harus Dianggap Benar

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:52

Luhut: Jokowi Tidak Akan Sungkan Temui Prabowo Di Hambalang

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:46

Jelang Putusan MK, Polisi Pastikan Tak Keluarkan Izin Unjuk Rasa

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:45

Selengkapnya