Berita

Keamanan

Forsitas Bukti Negara Hadir Bersama Penyintas Terorisme

JUMAT, 22 MARET 2019 | 15:43 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

RMOL. Korban (penyintas) tindak pidana terorisme selama ini kurang mendapat perhatian dalam menjalani kehidupannya.

Padahal banyak dari mereka yang meninggal dunia, cacat permanen, dan butuh perawatan terus menerus.

Kini dengan adanya UU 5/2018 tentang tindak pidana terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai koordinator pelaksana penanggulangan terorisme di Indonesia wajib memberikan perlindungan dan dukungan kepada para penyintas.

Salah satu upaya itu ditindaklanjuti BNPT dengan membentuk Forum Komunikasi Penyintas (Forsitas).

"Forsitas dibentuk untuk membuktikan negara hadir bersama teman-teman penyintas agar mereka tidak sendirian, paska tragedi yang pernah dialami. Itu sesuai amanah UU Nomor 5 Tahun 2018 tersebut," ujar Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis saat membuka Forsitas 2019 di Hotel Bintang Bali, Kuta, Bali, Kamis (21/3).

Menurut Hendri, Forsitas ini dilaksanakan bukan untuk mengingat atau mengenang kembali trauma yang pernah terjadi. Namun sebagai momentum yang baik untuk menghubungkan tali persaudaraan dan kasih sayang d iantara sesama penyintas.

Selain itu juga bisa menjadi momentum untuk saling menguatkan setelah menjalani hari-hari yang berat pasca aksi terorisme yang dialami.

Ia berharap para penyintas dapat saling mendukung, memberi semangat, dan bangkit bersama karena yang mereka perlukan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman tidak lain adalah kebersamaan. 

"Semangat kebersamaan dalam melawan dan mencegah terorisme inilah yang patut kita tumbuh kembangkan serta pelihara bersama sehingga potensi aksi terorisme akan dapat dicegah dan tidak lagi memiliki ruang dalam kehidupan bangsa Indonesia,” papar Hendri.

Melalui Forsitas ini, lanjut mantan Komandan Grup III Kopassus ini, semua yang hadir diajak untuk senantiasa meningkatkan ketahanan dari dari pengaruh paham radikal terorisme. Juga bisa membangun deteksi dini melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia berharap Forsitas bisa dilakukan minimal setahun sekali dan lingkupnya bisa lebih besar lagi. Ini penting karena dalam forum ini, BNPT akan menghubungkan para penyintas dengan kementerian dan lembaga yang bisa memberikan bantuan seperti Kementerian Sosial, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset dan Dikti, juga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Disitulah kesempatan kawan kawan Penyintas untuk bertanya bantuan apa yang bisa mereka dapat dari setiap kementerian dan lembaga tersebut. Bahkan kami juga menghadirkan Pop Warung yang merupakan program kerjasama BNPT untuk membantu Penyintas, mantan Napiter, mantan teroris untuk berwirausaha," katanya. []

Populer

KedaiKopi Mohon Maaf Hitung Cepat Pilpres Tidak Full 100 Persen

Rabu, 17 April 2019 | 22:32

Hitung Cepat IDM Sudah 95 Persen Sampel Suara, Prabowo Unggul!

Rabu, 17 April 2019 | 17:23

Hasil Real Count Terbaru Jurdil 2019: Prabowo-Sandi 58,2 Persen, Jokowi-Maruf 39,5 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 16:24

Banjir Dukungan Di Injury Time, Yunarto Wijaya: Luar Biasa Pak Prabowo

Senin, 15 April 2019 | 18:33

Tokoh Tionghoa: Pecat Dubes Rusdi Kirana Jika Terlibat

Jumat, 12 April 2019 | 07:56

KPU Tak Bertanggung Jawab Terhadap Kegiatan Lembaga Survei

Kamis, 18 April 2019 | 18:56

Real Count BPN Sudah 77.94 Persen, Prabowo-Sandi Unggul 63 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 22:56

UPDATE

Kinerja Solksjaer Disemprot Van Gaal

Senin, 22 April 2019 | 08:31

Jacqueline Wong, Mencumbui Aktor Beristri

Senin, 22 April 2019 | 08:28

Petisi Untuk Para Capres Agar Tak Saling Klaim Kemenangan

Senin, 22 April 2019 | 08:24

Quick Count Pilpres, Antara Prabowo Dan Lembaga Survei

Senin, 22 April 2019 | 08:21

Al-Qur'an Di Tangan Thomas Jefferson

Senin, 22 April 2019 | 08:18

Kodim 1011/Klk Monitoring Rapat Pleno Pilpres dan Pileg

Senin, 22 April 2019 | 08:12

Bebe Rexha, Bipolar, Takut Keluar Rumah

Senin, 22 April 2019 | 08:11

Buruknya Kualitas Udara di Jakarta Potensial Timbulkan Penyakit

Senin, 22 April 2019 | 08:02

Pengaruh Islam Dalam Piagam Deklarasi AS

Senin, 22 April 2019 | 08:00

Hujan Lebat Dan Tanah Longsor Di Kolombia Renggut 14 Nyawa

Senin, 22 April 2019 | 07:56

Selengkapnya