Berita

Blitz

Tsania Marwa, Serius Polisikan Atalarik

RABU, 20 MARET 2019 | 08:21 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

RMOL. Saat bertemu anaknya, Tsania mengklaim disindir, tas digeledah, hingga luka fisik. Dua saudara Atalarik ikut terlibat, ibunya pun ada di lokasi.

Tsania Marwa dikabarkan telah resmi melaporkan mantan suaminya, Atalarik Syach ke Polres Bogor. Tsania melapor­kan Atalarik atas tuduhan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Polres Bogor melalui Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena, saat dihubungi wartawan, kemarin.

"Iya, ada laporan (dari Tsania) itu. Saya tanya ke Reserse, dia bilang ada laporan (Minggu) sore. Itu aja yang saya tahu," kata AKP Ita Puspita.

"Dalamnya (laporan) saya belum tahu, isinya saya belum tahu. Tapi lapo­rannya ada, sudah benar, sudah ada," jelasnya lagi.

Kabar tersebut diketahui dari sebuah akun gosip di Instagram. Unggahan tersebut menampilkan sebuah foto Su­rat Tanda Bukti Laporan yang dibuat Tsania.

"Mbak Tsania melaporkan mantan­nya atas dugaan tindak penganiayaan waktu menengok anaknya kemaren. Semoga semua segera berlalu dan damai indah sentosa sejahtera," tulis akun gosip itu.

Diklaim pula, bukan hanya Atalarik yang dilaporkan. Tetapi juga dua sau­dara Atalarik lainnya, yaitu Attila Syach dan Doni.

"Telah terjadi Tindak Pidana Penga­niayaan dan atau Perbuatan tidak me­nyenangkan yang dilakukan oleh Sdr. ATALARIKSYAH, ATTILA SYAH dan DONI dengan cara menarik-narik tangan korban untuk menghalangi kor­ban agar tidak masuk ke dalam kamar anaknya," begitu yang tertulis dalam surat laporan tersebut.

Peristiwa itu terjadi kala Tsania berkunjung ke kediaman Atalarik untuk menemui anaknya yang saat ini diasuh sang aktor. Saat itu, Tsania dan Atalarik malah terlibat cekcok hingga menim­bulkan luka di tubuh sang pesinetron.

"Saya datang ke rumah mantan suami saya untuk ketemu anak saya, karena kan seperti yang kita tahu kan di media dia (Atalarik) ngomongnya begitu, kalau mau datang silakan, 24 jam pintu terbuka. Akhirnya saya memberanikan diri untuk datang ke sana. Sesuai re­quest, saya datang sendiri hanya diantar oleh sopir saya," jelas Tsania.

"Di situ juga ada bapaknya (Ata­larik) ada saudaranya juga, di dalam rumah juga ada ibunya," sambung artis Lawang Sewu dan Dalam Mihrab Cinta ini.

Rupanya dalam kunjungan itu, Tsania mengklaim dirinya justru selalu disindir oleh Atalarik.

"Dan akhirnya dia nyindir-nyindir saya terus, dia bilang katanya ini bukan rumah kamu. Kamu nih bukan muhrim saya lagi," jelasnya.

Hingga menimbulkan keributan. Bahkan, tas Tsania pun sampai-sampai digeledah.

"Saya ada luka fisik, nanti saya juga akan visum sebagai bukti memang cerita saya itu semua benar adanya. Saya juga bawa tas, tas saya sampai putus karena sempat tarik-tarikan. Dan saya sampai digeledah," urainya.

Keduanya resmi bercerai pada Agus­tus 2017. Karena tak terima, Atalarik mengajukan banding hingga kasasi ke Mahkamah Agung. Namun upaya itu di­tolak. Alhasil, inkracht baru dikantongi pada September 2018.

"Jadi setelah akta cerai itu di tangan saya, dan cerai saya sudah inkracht, baru secara hukum saya dapat mengajukan gugatan hak asuh anak," ujar Tsania. ***

Populer

KedaiKopi Mohon Maaf Hitung Cepat Pilpres Tidak Full 100 Persen

Rabu, 17 April 2019 | 22:32

Hitung Cepat IDM Sudah 95 Persen Sampel Suara, Prabowo Unggul!

Rabu, 17 April 2019 | 17:23

Hasil Real Count Terbaru Jurdil 2019: Prabowo-Sandi 58,2 Persen, Jokowi-Maruf 39,5 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 16:24

Banjir Dukungan Di Injury Time, Yunarto Wijaya: Luar Biasa Pak Prabowo

Senin, 15 April 2019 | 18:33

Tokoh Tionghoa: Pecat Dubes Rusdi Kirana Jika Terlibat

Jumat, 12 April 2019 | 07:56

KPU Tak Bertanggung Jawab Terhadap Kegiatan Lembaga Survei

Kamis, 18 April 2019 | 18:56

Sriwedari Dan Ambruknya Benteng Jokowi

Kamis, 11 April 2019 | 12:10

UPDATE

Caleg PAN Ajak Relawan Kawal Sidang Pleno Di Semua Tingkatan

Minggu, 21 April 2019 | 22:20

Mendagri: Alasan Mundur Bupati Madina Cederai Amanat Rakyat

Minggu, 21 April 2019 | 22:05

Ketum PWI: Secara Konstitusional, Pemenang Pilpres Ditentukan Hitungan KPU

Minggu, 21 April 2019 | 21:45

Paus Fransiskus: Teror Sri Lanka, Duka Di Hari Paskah

Minggu, 21 April 2019 | 21:33

Obama: Teror Sri Lanka Adalah Serangan Terhadap Kemanusiaan

Minggu, 21 April 2019 | 21:22

Ketua KPU Bakal Cek Faktor Penyebab Input Situng Salah

Minggu, 21 April 2019 | 21:15

Emak-Emak Dan Perubahan Sosial

Minggu, 21 April 2019 | 20:49

Daftar Dugaan Penyimpangan Kian Panjang, Saksi Mengisi Data C1 Kosong

Minggu, 21 April 2019 | 20:28

Bandara Ngurah Rai Tetap Aman Saat Gunung Agung Erupsi

Minggu, 21 April 2019 | 20:22

KPU Mulai Rekap Data TPS Yang Berpotensi PSU

Minggu, 21 April 2019 | 20:08

Selengkapnya