Berita

Olahraga

De La Hoya Beri Tawaran yang Sulit Ditolak Mayweather

Diyakini, The Money belum benar-benar Pensiun
RABU, 06 MARET 2019 | 08:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Oscar De La Hoya in­gin sekali memberikan penawaran bertarung kepada Floyd Mayweather Jr. Dia sangat yakin, eks petinju itu sulit menolaknya.

The Money-julukan Mayweather Jr sudah memutus­kan gantung sarung sarung tinju. Tepatnya pada 2015.

"Tapi setelah melihat apa yang dilakukannya dengan Conor dan Tenshin, saya ter­tarik untuk menawarkannya duel yang sebenarnya," kata De La Hoya dikutip Sportbible, kemarin.

Setidaknya dalam dua ta­hun terakhir Mayweather kembali terjun ke dalam beberapa pertarungan.

Pada 2017, Mayweather Jr duel dengan Conor McGregor di T-Mobile Arena, Las Vegas. Dari pertarungan tersebut, Mayweather Jr berhasil menunjukkan kedigdayaan­nya atas McGregor.

Lepas dari itu, pada akhir tahun lalu, Mayweather Jr kembali bertarung. Namun bersifat eksibisi, yakni mela­wan petinju asal Jepang, Tenshin Nasukawa.

Melihat fakta itu, De La Hoya yakin The Money be­nar-benar belum pensiun. Dia pun tertarik memberikan pertarungan kepadanya.

De La Hoya dikabarkan akan menawarkan pertarun­gan melawan Saul 'Canelo' Alvarez jilid dua untuk Mayweather Jr. Tak hanya itu, sang promotor juga bakal menjadikan duel Mayweather Jr vs Canelo senilai 1,5 miliar Dolar AS atau setara Rp 21 triliun, duel termahal dalam sejarah tinju.

"Apabila Floyd memu­tuskan kembali (dari masa pensiunnya), saya akan me­nawarkannya pertarungan melawan Canelo dengan nilai pertarungan menca­pai 1,5 miliar Dolar AS. Sekarang, keputusan ada kepadanya," pungkas sang promotor. ***

Populer

Mahfud: Tim Hukum Prabowo-Sandi Cerdik

Jumat, 14 Juni 2019 | 19:53

Refly Harun: Jika Terbukti Menjabat Di BUMN Saat Pilpres, Maruf Bisa Didiskualifikasi

Selasa, 11 Juni 2019 | 15:09

Beredar Undangan Aksi Sambut Kemenangan Prabowo-Sandi, BPN: Itu Hoax

Minggu, 16 Juni 2019 | 08:38

Pigai: Ada Lembaga Selain MK Yang Akan Perintahkan KPU Mendiskualifikasi Jokowi-Maruf

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:24

Jika Prabowo-Sandi Kalah Di MK, Maka Kecurangan Akan Menjadi Sesuatu Yang Legal

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:49

Soenarko Diduga Makar, Bang Yos: Kok Agak Enggak Masuk Logika

Sabtu, 15 Juni 2019 | 21:20

Fahri Hamzah: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK

Sabtu, 15 Juni 2019 | 03:08

UPDATE

Usai Diperiksa KPK, Rektor IAIN Pontianak Ngaku Pernah Bertemu Romi Di Muktamar NU

Senin, 17 Juni 2019 | 15:10

Alasan Sakit Sofyan Jacob Bukan Mengada-Ada

Senin, 17 Juni 2019 | 14:54

Didorong Nyalon Ketum, Bambang Soesatyo: Jangan Ribut-ribut Dulu, Sampai Ada..

Senin, 17 Juni 2019 | 14:48

Pengacara: Alat Bukti Makar Sofyan Jacob Bisa Diperdebatkan

Senin, 17 Juni 2019 | 14:46

Peluang Taufik Jadi Pengganti Sandi Masih Terbuka

Senin, 17 Juni 2019 | 14:38

Misi Budaya China Kunjungi Jakarta, Prita Kemal Gani: Karena Tak Kenal Maka Tak Sayang

Senin, 17 Juni 2019 | 14:27

Merasa Mau Dibunuh Sopir, Alasan Penumpang Nekat Ambil Alih Kemudi

Senin, 17 Juni 2019 | 14:12

Tabrakan Maut Di Tol Cipali Diduga Berawal Penumpang Ngotot Minta Turun Di Bahu Jalan

Senin, 17 Juni 2019 | 14:11

Alasan Kesehatan, Mantan Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Tolak Diperiksa Penyidik

Senin, 17 Juni 2019 | 13:59

Kemenkumham: Setnov Tidak Sedang Plesiran, Tapi Menghilang Dari RS

Senin, 17 Juni 2019 | 13:53

Selengkapnya