Berita

Kesehatan

Urun Biaya BPJS Kesehatan Belum Diberlakukan

RABU, 30 JANUARI 2019 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 51/2018 tentang Pengenaan Urun Biaya dan Selisih Bayar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum resmi diberlakukan.  

Demikian ditegaskan Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf seusai pertemuan tertutup dengan pimpinan DPR di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Rabu (30/1).

"Jadi urun biaya dan lain-lain memang itu bagian dari regulasi yang sudah ditetapkan tetapi pemberlakuannya belum," kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan, Permenkes 51/2018 masih dalam proses karena mekanisme penerapannya harus menyesuaikan UU 40/2004 tentang SJSN.

"Jadi masyarakat tidak perlu resah kalau ada urun biaya dan lain-lain. Jadi urun biaya tidak diberlakukan untuk penerima bantuan iuran," ucap Iqbal.

Iuran BPJS memang diakuinya sudah ditetapkan berdasarkan peraturan yang ada, hanya belum bisa diterapkan.

"Jadi jangan sampai terjadi disinformasi bahwa urun biaya sudah dilakukan, padahal Kemenkes telah memberikan klarifikasi untuk urun biaya memang belum diberlakukan," kata Iqbal.

Iqbal menambahkan, jika nanti iuran BPJS ditetapkan, besarannya menyesuaikan Permenkes 51/2018 itu sendiri.

"Kalau kita lihat Permenkes 51 itu besarannya tidak terlalu besar di rumah kelas C dan D hanya 10 ribu kelas A dan B 20 ribu," ujarnya.[wid] 

Populer

KedaiKopi Mohon Maaf Hitung Cepat Pilpres Tidak Full 100 Persen

Rabu, 17 April 2019 | 22:32

Hitung Cepat IDM Sudah 95 Persen Sampel Suara, Prabowo Unggul!

Rabu, 17 April 2019 | 17:23

Hasil Real Count Terbaru Jurdil 2019: Prabowo-Sandi 58,2 Persen, Jokowi-Maruf 39,5 Persen

Kamis, 18 April 2019 | 16:24

Banjir Dukungan Di Injury Time, Yunarto Wijaya: Luar Biasa Pak Prabowo

Senin, 15 April 2019 | 18:33

Tokoh Tionghoa: Pecat Dubes Rusdi Kirana Jika Terlibat

Jumat, 12 April 2019 | 07:56

KPU Tak Bertanggung Jawab Terhadap Kegiatan Lembaga Survei

Kamis, 18 April 2019 | 18:56

Sriwedari Dan Ambruknya Benteng Jokowi

Kamis, 11 April 2019 | 12:10

UPDATE

Daftar Penyimpangan Kian Panjang, Saksi Mengisi Data C1 Kosong

Minggu, 21 April 2019 | 20:28

Bandara Ngurah Rai Tetap Aman Saat Gunung Agung Erupsi

Minggu, 21 April 2019 | 20:22

KPU Mulai Rekap Data TPS Yang Berpotensi PSU

Minggu, 21 April 2019 | 20:08

Presiden ACRP: Teror Bom Sri Lanka Berpotensi Memecah Belah Umat

Minggu, 21 April 2019 | 19:42

Indonesia Siap Beri Bantuan Ke Sri Lanka

Minggu, 21 April 2019 | 19:32

Bupati Madina Mundur Gara-Gara Jokowi Kalah, Ini Tanggapan PDIP

Minggu, 21 April 2019 | 19:18

DPR Dukung Program Alih Fungsi Ladang Ganja BNN

Minggu, 21 April 2019 | 18:57

Data C1 Tak Seluruhnya Benar, C Plano Adalah Kunci

Minggu, 21 April 2019 | 18:55

KPU Bantah Ada Surat Suara Ilegal Di Kantor Tribun Timur Makassar

Minggu, 21 April 2019 | 18:42

Uskup Agung Jakarta Ajak Umat Bersyukur Pemilu Lancar

Minggu, 21 April 2019 | 18:18

Selengkapnya