Berita

Politik

Jokowi Dan Khofifah Ajak Muslimat NU Lawan Hoax

MINGGU, 27 JANUARI 2019 | 10:58 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Presiden Jokowi berharap modernisasi Islam di Indonesia terus dilakukan dengan penuh toleransi.

"Saya kira tadi sudah disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nadlatul Ulama (NU), ibu Khofifah Indar Parawansa bahwa Islam yang aswaja, penuh toleransi, yang penuh dengan modernasi, saling menghargai, saling menghormati itulah yang disampaikan oleh muslimat NU," tutur Jokowi usai menghadiri Maulidurrasul-Harlah 73 Tahun di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (27/1).

Toleransi yang dimaksudnya seperti mengajak kader Muslimat NU untuk melawan kabar bohong alias hoax.

"Ini bagus sekali kalau semua elemen semua ormas seluruh kelompok-kelompok yang ada di daerah di tanah air semuanya menyampaikan menyatakan anti hoax. Saya kira ini sebuah gerakan masyarakat, sebuah movement yang sangat bagus untuk negara kita," kata Jokowi.

Di tempat yang sama, Khofifah mengingatkan ada sanksi tersendiri bagi penyebar hoax yang diatur dalam UU ITE. Hoax, menurut dia, sama halnya ghibah yang juga ada sanksi secara spiritual.

"Ghibah itu bergunjing. Itu artinya ada sanksi yang bersifat spiritual. Oleh karena itu kami berharap kita semuanya membangun diri secara produktif, pola pikir kita juga pola pikir konstruktif dan pola pikir positif. Saya rasa itu akan menjadi bagian dari pondasi untuk menjadi bangsa yang besar kokoh kuat dan berkemajuan," tandasnya.[wid]

Populer

Lewat Surat Mendagri, THR Dan Gaji Ke-13 PNS Bakal Molor

Senin, 13 Mei 2019 | 20:12

TNI Minta Warga Tak Perlu Takut Aksi 22 Mei

Senin, 20 Mei 2019 | 14:17

Putusan Bawaslu Indikasikan Persekongkolan Antara KPU, Lembaga Survei Dan Kontestan Pemilu

Jumat, 17 Mei 2019 | 06:38

Ribuan Umat Islam Surabaya Bakal Turun Ke Jalan Tolak Kecurangan

Selasa, 14 Mei 2019 | 04:42

Dokter Ani Hasibuan Dipolisikan, Keluarga Besar UI: Kegilaan Ini Harus Dihentikan!

Jumat, 17 Mei 2019 | 05:17

SBY: Sejarah Mencatat, Prabowo Seorang Yang Menghormati Hukum, Champion Of Democracy

Rabu, 22 Mei 2019 | 00:02

Kivlan Zen Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

Senin, 13 Mei 2019 | 10:46

UPDATE

Maksud Zulhas Ke Istana Minta Narasi Makar Dihentikan

Kamis, 23 Mei 2019 | 15:25

Pekan Depan, Dua Tersangka Suap Jabatan Di Kemenag Jalani Persidangan

Kamis, 23 Mei 2019 | 15:21

Satgas Yonmek 643/Wns Sumbang Bantuan Korban Longsor Sungkung Medeng

Kamis, 23 Mei 2019 | 15:13

Kunjungan Ke AS, Menteri ESDM Bahas Blok Corridor Dengan Conoco Phillips

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:59

Pasca Rusuh, Aktivitas Warga Petamburan Kembali Normal

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:57

Polri: Satu Korban Tewas Terindikasi Kena Peluru Tajam

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:53

Politisi Golkar Eka Sastra Ikut Digarap Untuk Kasus Suap Bowo

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:45

Gubernur Anies: Korban Meninggal Bertambah Jadi 8 Orang

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:37

Tim Advokasi Gerindra Telusuri Soal Mobil Ambulans Yang Berisi Batu

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:25

Total RS Pelni Terima 82 Korban Aksi Rusuh, Dua Meninggal

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:15

Selengkapnya