Berita

Kesehatan

Dinas Kesehatan Garut Tunggu Izin Sabun Pesanan Jokowi

SABTU, 26 JANUARI 2019 | 22:16 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut masih menunggu izin kesehatan dari pengusaha sabun cuci yang mendapat pesanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 100 ribu botol atau senilai Rp 2 miliar.

"Perbekalan kesehatan rumah tangga harus dilakukan di provinsi tetapi pemberkasan ada di kabupaten. Nanti ada penyuluhan, apa saja yang harus dipenuhi pengusahanya seperti SIUP, perizinan, dan sebagainya," jelas Kadis Kesehatan Garut Dokter Teni kepada wartawan, Sabtu (26/1).

Dia menjelaskan, dari surat izin yang diajukan nantinya akan dicek untuk mengetahui apakah ada kandungan bahan berbahaya bagi kesehatan dalam produk sabun cuci yang diberi nama Pandawangi itu.

Selain izin kesehatan, pihak produsen sabun juga harus memenuhi syarat perizinan produksi.

Pada Sabtu pekan lalu (19/1), Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi memborong sabun cuci piring dengan nilai Rp 2 miliar saat mendatangi acara Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Garut.

Sabun diproduksi oleh Eli Liawati yang merupakan penerima PKH dari Desa Padahurip, Banjarwangi dan dijual seharga Rp 20 ribu per botol. [wah]

Populer

Mahfud: Tim Hukum Prabowo-Sandi Cerdik

Jumat, 14 Juni 2019 | 19:53

Pigai: Ada Lembaga Selain MK Yang Akan Perintahkan KPU Mendiskualifikasi Jokowi-Maruf

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:24

Refly Harun: Jika Terbukti Menjabat Di BUMN Saat Pilpres, Maruf Bisa Didiskualifikasi

Selasa, 11 Juni 2019 | 15:09

Beredar Undangan Aksi Sambut Kemenangan Prabowo-Sandi, BPN: Itu Hoax

Minggu, 16 Juni 2019 | 08:38

Jika Prabowo-Sandi Kalah Di MK, Maka Kecurangan Akan Menjadi Sesuatu Yang Legal

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:49

Tabrakan Maut Di Tol Cipali Diduga Berawal Penumpang Ngotot Minta Turun Di Bahu Jalan

Senin, 17 Juni 2019 | 14:11

Soenarko Diduga Makar, Bang Yos: Kok Agak Enggak Masuk Logika

Sabtu, 15 Juni 2019 | 21:20

UPDATE

Halal Bihalal Purnawirawan TNI-Polri Tertutup, Sudah Hadir Mantan Kabais Dan Mantan KSAU

Kamis, 20 Juni 2019 | 15:16

FPI Belum Ajukan Perpanjangan SKT Ke Kemendagri

Kamis, 20 Juni 2019 | 15:03

Saksi 02 Dipanggil Provos, Mabes Polri Enggan Beri Tanggapan

Kamis, 20 Juni 2019 | 15:00

Saksi Ahli: Mending Rekayasa Rekapitulasi Suara Dibanding Cuma Situng

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:56

Sekjen Demokrat: Ibas Jalur Legislatif, AHY Lewat Eksekutif

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:35

Cerita Said Didu Tentang Situasi Dan Tantangan Saat Bersaksi Di MK

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:10

Kuasa Hukum KPU Sebut Dana Kampanye 19 M Jokowi-Maruf Bukan Wewenang MK

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:08

Siang Ini Walikota Risma Diperika Kejati Jatim

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:00

Saksi Ahli KPU Diajukan Dalam Bentuk Tulisan

Kamis, 20 Juni 2019 | 13:59

Kecurangan Adalah Bagian Dari Demokrasi

Kamis, 20 Juni 2019 | 13:57

Selengkapnya