Berita

Politik

Andi Arief: Letjen Doni Monardo Telah Dipermalukan

RABU, 02 JANUARI 2019 | 11:44 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

RMOL. Sejumlah kalangan menyayangkan batalnya pelantikan Letjen Doni Monardo menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief.

"Untuk jenderal bintang 3 aktif mencapainya itu tidak mudah. Banyak prestasi yang dicapai. Tidak boleh dipermalukan, undangan sudah menyebar tapi tiba-tiba dibatalkan. Itu kan namanya dipermalukan. Malu dengan keluarga, malu dengan kesatuan, malu dengan khalayak," tandas Andi, sesaat lalu (Rabu, 2/1).

Letjen Doni Monardo bakal dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pagi ini (Rabu, 2/1). Undangan pun tersebar. Namun selang beberapa jam ada pengumuman pihak Istana bahwa pelantikan tersebut ditunda. Penyampai pesannya adalah Jurubicara Kepresidenan, Johan Budi SP.

Andi pun mengaku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Doni saat tahu pelantikannya sebagai BNPB-1 ditunda.

"Bayangkan ratusan bahkan ribuan mungkin yang sudah ucapkan selamat, bagaimana perasaan tiba-tiba batal," ungkap Andi.

Andi pun mengungkit prestasi yang didapatkan Doni Monardo. Dia mengisahkan bahwa Doni adalah prajurit TNI yang sangat berprestasi.

"Yang saya dengar selain operasi pembebasan kapal  Sinar Kudus, dia juga berhasil dalam operasi militer di Aceh, Timor Timur. Dia terkenal dengan tidak melanggar HAM," demikian Andi. [jto]

Populer

Habis Dipermalukan Mahathir, Rocky Gerung: Nah Dungunya Di Situ

Minggu, 17 Maret 2019 | 18:45

Akhirnya Tumbang Juga Saya, Punya Fasilitas BPJS Kesehatan Kelas 1 Tapi Tak Bisa Dipakai

Minggu, 17 Maret 2019 | 14:06

Pengamat: Survei Litbang Kompas Menunjukkan Jokowi Sangat Mungkin Dikalahkan

Rabu, 20 Maret 2019 | 10:54

Kades Se-Indonesia Diminta Rp 3 Juta Untuk Dapat Hadiri Silaturahmi Nasional Dengan Presiden

Selasa, 19 Maret 2019 | 08:16

Jokowi 'Ngamuk' Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh

Minggu, 24 Maret 2019 | 08:29

Apel Kebangsaan Rp 18 M, Bantuan Musibah Sentani Hanya Rp 1 M

Senin, 18 Maret 2019 | 16:28

Kalau BPK Dan KPK Bisa Buktikan, Sangat Mungkin Ganjar Menyusul Romi

Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:14

UPDATE

ASEAN Komitmen Perkuat Pengawasan Dan Perlindungan Pekerja

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:32

Rusun Peneliti LIPI Di Cibinong Selesai Dibangun

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:32

Empat Negara Teluk Tolak Pengakuan AS Soal Kedaulatan Israel Atas Golan

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:30

Sultan Yogyakarta Serukan Tiga Hal Jelang Pemilu

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:17

Rocky Gerung: Kesemrawutan DPT Munculkan Asumsi Keadaan Darurat

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:56

RUU DSD Pintu Masuk Pemerintah Angkat Daya Saing Daerah

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:41

Sempat Buron, Yudi Tjokro Akhirnya Menyerahkan Diri Ke KPK

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:39

Total 10 Terduga Teroris Sibolga Ditangkap, Sisanya Masih Diburu

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:28

Menanti Balasan Israel

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:26

Rocky Gerung: Baliho 'Kami Rakyat Jokowi' Nggak Masuk Akal

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:18

Selengkapnya