Berita

Nusantara

Silpa DKI Tinggi, Warga Harus Apresiasi Anies-Sandi

RABU, 18 JULI 2018 | 10:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua menilai sudah sepatutnya warga ibukota mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno, menyusul tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD DKI Jakarta Tahun 2017 yang mencapai Rp13,165 triliun.

Pasalnya duet pemimpin pemenang 58 persen suara Pilkada DKI Jakarta ini mampu menghemat anggaran.

"Anies-Sandi tidak bisa disalahkan terkait tingginya Silpa 2017, karena  Anies- Sandi tidak ikut menyusun APBD dan APBDP DKI 2017," kata Inggard, Selasa (17/7).

Menurut Inggard, APBD DKI 2017 disusun pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wagub Djarot Saiful Hidayat.

"Tingginya Silpa itu karena ada penghematan anggaran dan meningkatnya pendapatan daerah. Faktor lain karena ada sejumlah pimpinan SKPD yang dipilih Ahok-Djarot  kinerjanya minim.  Hanya bisa menganggarkan tetapi tidak bisa menyerap," papar Inggard.

Inggard  mengungkapkan, pendapatan  tahun anggaran 2017 meningkat  Rp14,12 triliun atau meningkat  23, 78 persen.

"Masyarakat Jakarta mesti berterima kasih kepada  Anies- Sandi yang  telah berhasil memacu peningkatan pendapat secara signifikan," tutur Inggard lagi.

Inggard juga meminta Anies- Sandi untuk mencopot pimpinan SKPD  pilihan Ahok, yang tidak bisa bekerja dengan baik, penyerapannya rendah.

"Para pimpinan SKPD itu hanya bisa menganggarkan, tetapi tidak direncanakan secara baik, akibatnya penganggaran tidak bisa terserap," ucap Inggard menegaskan.

Sementara itu, pendapatan dan penerimaan Pemprov DKI di tahun anggaran 2017 mencapai Rp73,51 triliun. Jumlah tersebut meningkat 102,36 persen dari anggaran sebelumnya.

Fakta ini dibenarkan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi. Ia menjelaskan, pendapatan DKI meningkat Rp14,12 triliun atau 23,78 persen dari realisasi anggaran 2016 yang hanya sebesar Rp59,39 triliun.

Belanja dan pengeluaran pembiayaan 2017 mencapai Rp61,05 triliun atau 85 persen dari anggaran sebelumnya. Pengeluaran pembiayaan itu meningkat Rp9,36 triliun atau 18,11 persen dari realisasi 2016 yang hanya sebesar Rp51,68 triliun.

Pencapaian realisasi pendapatan dan belanja daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun 2017, PAD mencapai Rp43,88 triliun, meningkat Rp6,99 triliun dari 2016 sebesar Rp36,88 triliun.

Realisasi pendapatan daerah juga didapat dari dana perimbangan yang mencapai Rp18,96 triliun atau 101,46 persen dari target. Realisasi belanja daerah mencapai Rp51,82 triliun. Realisasi belanja daerah itu dipengaruhi dari efisien pelaksanaan anggaran di SKPD, pengadaan tanah yang mencapai 57,63 persen.

Adapun realisasi penerimaan pembiayaan daerah mencapai Rp8,71 triliun. Lalu realisasi pengeluaran pembiayaan mencapai Rp9,2 triliun atau 92,25 persen dari target.

Kalau angka Silpa ada di kisaran Rp13,165 triliun. Besarnya Silpa karena kinerja pendapatan dan penerimaan pembiayaan Pemprov DKI . Ditambah adanya setoran Dana Bagi Hasil Pajak dari Pemerintah Pusat senilai Rp4,3 triliun. [nes]

Populer

Mahfud: Tim Hukum Prabowo-Sandi Cerdik

Jumat, 14 Juni 2019 | 19:53

Pigai: Ada Lembaga Selain MK Yang Akan Perintahkan KPU Mendiskualifikasi Jokowi-Maruf

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:24

Refly Harun: Jika Terbukti Menjabat Di BUMN Saat Pilpres, Maruf Bisa Didiskualifikasi

Selasa, 11 Juni 2019 | 15:09

Beredar Undangan Aksi Sambut Kemenangan Prabowo-Sandi, BPN: Itu Hoax

Minggu, 16 Juni 2019 | 08:38

Jika Prabowo-Sandi Kalah Di MK, Maka Kecurangan Akan Menjadi Sesuatu Yang Legal

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:49

Tabrakan Maut Di Tol Cipali Diduga Berawal Penumpang Ngotot Minta Turun Di Bahu Jalan

Senin, 17 Juni 2019 | 14:11

Soenarko Diduga Makar, Bang Yos: Kok Agak Enggak Masuk Logika

Sabtu, 15 Juni 2019 | 21:20

UPDATE

Biar Tidak Mubazir, Saksi Jokowi-Maruf Tak Sebanyak Saksi Prabowo

Jumat, 21 Juni 2019 | 05:21

Kamera Intai

Jumat, 21 Juni 2019 | 05:00

Delegasi Coast Guard Manca Negara Kunjungi ‘Miniatur’ Indonesia

Jumat, 21 Juni 2019 | 04:39

Ara: Megawati Sosok Negarawan Dan Pancasilais Sejati

Jumat, 21 Juni 2019 | 04:26

PT Pembangunan Jaya Ancol Bagikan Deviden Senilai Rp 223 Miliar

Jumat, 21 Juni 2019 | 03:40

Geruduk Kemenkeu, APPKSI Tolak Pemberlakuan Pungutan Ekspor CPO

Jumat, 21 Juni 2019 | 03:14

Adu Mulut Kuasa Hukum Prabowo Dan Komisioner KPU Soal Amplop Tanpa Segel Dari Boyolali

Jumat, 21 Juni 2019 | 02:49

Korut Sambut Meriah Xi

Jumat, 21 Juni 2019 | 02:29

Menurut Ferdinand, Tidak Ada Yang Salah Pada Materi "Kecurangan Bagian Dari Demokrasi"

Jumat, 21 Juni 2019 | 02:13

Ada Ahli Yang Hanya Beri Keterangan Tertulis, Ketua KPU: Saya Enggak Konfirmasi Detail

Jumat, 21 Juni 2019 | 01:50

Selengkapnya