Mendalami Sila Kelima: Belajar Dari Terobosan Nabi Yusuf

Mendalami Sila Kelima: Belajar Dari Terobosan Nabi Yusuf

Tau-LitikSelasa, 12 Desember 2017 , 09:45:00

KONSEP kesejahteraan masyarakat yang berkea­dilan sosial dicontohkan dalam kisah Nabi Yusuf AS. Ia ..
Mendalami Sila Kelima: Menegakkan Keadilan Dan Hukum

Mendalami Sila Kelima: Menegakkan Keadilan Dan Hukum

Tau-LitikSenin, 11 Desember 2017 , 10:11:00

TIDAK mungkin ada kea­dilan tanpa penegakan hu­kum. Penegakan hukum tidak boleh berpihak atau memb..
Mendalami Sila Kelima: Perwujudan Masyarakat Madani

Mendalami Sila Kelima: Perwujudan Masyarakat Madani

Tau-LitikSabtu, 09 Desember 2017 , 10:32:00

APA itu masyarakat madani? Pengertian sederhana dari masyarakat madani ialah ke­tika masyarakat dan..
Mendalami Sila Kelima: Belajar Dari Pembangunan Kota Madinah
PIAGAM Madinah sangat kuat pengaruhnya terhadap pem­bentukan dan pembinaan bangsa Indonesia. Bagaimana Nabi mempersiapkan pem­bangunan Madinah secara konstruktif, seperti itu yang dilakukan para Founding Fa­thers kita, termasuk pemben­tukan tim y.. Selengkapnya
Mendalami Sila Kelima: Latihan Berkeadilan Melalui Ritual Haji Dan Umrah
HAJI dan Umrah adalah iba­dah ritual yang sarat dengan pelatihan keadilan dan keber­samaan. Mulai dari niat yang disusul meninggalkan Tanah Air menuju ke Tanah Suci, se­jak itu tertanam sebuah kesa­daran spiritual untuk berteng­gang rasa dengan .. Selengkapnya
Mendalami Sila Kelima: Mewaspadai Mengecilnya Kelompok Moderat
DAYA tahan Pancasila san­gat ditentukan oleh kelom­pok moderat di dalam lapisan masyarakat. Selama kelom­pok moderat ini kuat maka selama itu sendi-sendi uta­ma kekuatan bangsa ini akan menguat. Kelompok moderat merupakan kekua­tan utama NKRI. E.. Selengkapnya
Mendalami Sila Kelima: Mencari Negarawan Yang Ulama

Mendalami Sila Kelima: Mencari Negarawan Yang Ulama

Rabu, 29 November 2017 , 10:33:00

FIGUR ideal pemimpin Indo­nesia yang sesuai dengan se­mangat Pancasila ialah orang yang memiliki sikap kenega­rawanan keulamaan. Dari sila pertama sampai sila kelima dilanjutkan dengan pendahu­luan dan batang tubuh UUD 1945, keseluruhannya mengam.. Selengkapnya
Mendalami Sila Kelima: Cara Nabi Memperjuangkan Keadilan Sosial
JIKA yang dimaksud keadi­lan sosial ialah memberikan jatah menurut jasa, maka Nabi sudah lama telah men­erapkannya. Pemberdayaan masyarakat melalui pengua­tan civil society (masyarakat madani) seperti jaminan hak bicara dan memilih anggota masyara.. Selengkapnya
Mendalami Sila Kelima: Arti Semantik Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
SECARA semantik arti "Kea­dilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" bisa dila­cak dari bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kata "kea­dilan" berasal dari bahasa Arab, dari akar kata "adala-ya'dilu" berarti meluruskan, menyamakan, kemudian membentuk k.. Selengkapnya
Mendalami Sila Keempat: Pembelajaran Dari Fathu Makkah

Mendalami Sila Keempat: Pembelajaran Dari Fathu Makkah

Kamis, 16 November 2017 , 09:22:00

PERISTIWA perebutan kem­bali kota suci Makkah (Fathu Makkah/FM) sebuah pembe­lajaran (lesson learning) be­sar bagi umat Islam, khusus­nya warga bangsa Indonesia. FM sebuah revolusi besar tanpa setetes darah mengu­cur. FM dalam sejarah mer­upaka.. Selengkapnya
Mendalami Sila Keempat: Mengapa Dengan Negara Islami?

Mendalami Sila Keempat: Mengapa Dengan Negara Islami?

Selasa, 07 November 2017 , 09:19:00

PERTANYAAN yang sering muncul dari kalangan aktivis generasi muda mengapa the founding fathers kita berges­er memilih corak negara Is­lami, bukannya memilih konsep Negara Islam, sep­erti sejumlah negara ber­penduduk mayoritas muslim lainnya, misa.. Selengkapnya
Mendalami Sila Keempat: Antara Negara Islam dan Negara Islami
MASIH banyak kalangan yang belum bisa membe­dakan antara negara Islam dan negara Islami. Kriteria apa yang digunakan un­tuk mengukur sebuah neg­ara disebut negara Islam, Negara Islami, dan negara non-muslim, masih dipaha­mi secara rancu di dalam .. Selengkapnya
Mendalami Sila Keempat:

Mendalami Sila Keempat: "Syurakrasi"

Kamis, 02 November 2017 , 08:31:00

HINGGA saat ini dunia Is­lam belum sepaham tentang demokrasi paralel dengan Islam. Sebagai bangsa In­donesia, juga masih sering terdengar di dalam publik kita demokrasi diperhadap-hadapkan dengan kepriba­dian bangsa kita. Demokrasi liberal jelas b.. Selengkapnya
Mendalami Sila Keempat: Kerakyatan yang Berkeindonesiaan
SILA keempat Pancasila, "Konsep kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan/perwakilan" bisa dipahami sebagai kerakyatan yang berkeindonesiaan. Sebagai negara yang sudah menikmati kemerdekaannya selama 72 tahun, sudah se­harusnya konsep kerak.. Selengkapnya
Mendalami Sila Keempat: Makna Literal Dan Semantik Sila Keempat
SILA kempat Pancasila, yaitu "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksaan dalam permusyawaratan/ perwakilan," memiliki mak­na yang cukup dalam dan luas. Sebelum membahas maknanya lebih jauh terlebih dahulu dijelaskan makna harfiah dan semantik .. Selengkapnya
Mendalami 'Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab': Menghindari Kekerasan Berbasis Gender: Kekerasan Politik
KEKERASAN berbasis gen­der yang sering dialami kaum perempuan ialah kekerasan politik. Kekerasan politik ter­hadap perempuan dapat mengambil bentuk pelece­han hak-hak politik terhadap mereka. Perempuan seringkali dianggap bukan makhluk politik yan.. Selengkapnya
Mendalami ‘Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab’: Menghindari Kekerasan Berbasis Gender: Kekerasan Akibat Perceraian
PERCERAIAN atau thalak salah satu problem sosial yang banyak merugikan kaum perempuan. Bahkan sering dikatakan jika terjadi perceraian maka akan terjadi orang-orang miskin baru di dalam masyarakat yaitu perempuan (istri) dan anak-anak. Perempuan yang.. Selengkapnya
Mendalami 'Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab': Menghindari Kekerasan Berbasis Gender: Kekerasan Wali Mujbir
Masih sering terdengar cerita kekerasan terhadap anak perempuan atas nama wali mujbir, yaitu ayah atau kakek sang gadis. Posi­si ayah atau kakek seba­gai wali mujbir (pemaksa) masih banyak dikeluhkan oleh anak perempuan. Se­bagai wali mujbir ia b.. Selengkapnya
Pancasila & Nasionalisme Indonesia (79)

Pancasila & Nasionalisme Indonesia (79)

Senin, 23 Oktober 2017 , 08:56:00

BENTUK kekerasan lain yang berbasis gender ialah kek­erasan seksual. Bentuk kek­erasan ini banyak menjadikan perempuan sebagai korban. Kekerasan seksual banyak dipicu oleh mitos-mitos tradis­ional tentang seksualitas, sep­erti mitos selaput dara,.. Selengkapnya
Pancasila & Nasionalisme Indonesia (78)

Pancasila & Nasionalisme Indonesia (78)

Senin, 23 Oktober 2017 , 08:22:00

KEKERASAN yang bebasis gender banyak sekali men­jadikan perempuan sebagai korban. Di antara kekeras­an tersebut ialah kekeras­an fisik, kekerasan seksual, kekerasan akibat poligami, kekerasan 'Wali Mujbir', kekerasan talak, kekerasan politik, keke.. Selengkapnya