Hanura
<i>Julia Juwita Perez</i>

Julia Juwita Perez

Rumah KacaMinggu, 16 April 2017 , 15:37:00

JULIA kau tak sendirianjangan menangis lagidunia rindukan senyumanyang dulu selalu kau beriTerima ka..
KPK Harus Tangkap Aktor Utama Kasus E-KTP Dan Sumber Waras

KPK Harus Tangkap Aktor Utama Kasus E-KTP Dan Sumber Waras

Rumah KacaSelasa, 11 April 2017 , 13:34:00

Novel Baswedan, penyidik senior KPK disiram air keras setelah shalat subuh berjamaah di masjid seki..
Sajak Dahnil: Aku Memilih...

Sajak Dahnil: Aku Memilih...

Rumah KacaSenin, 10 April 2017 , 03:57:00

Aku memilih berdiri melawan stigmatisasi terhadap Islam, merawat toleransi otentik, dibandingkan ber..
Agama Mulia

Agama Mulia

Rabu, 05 April 2017 , 08:23:00

SAUDARAKU , agama adalah jalan menuju mata air kebahagiaan di dunia dan hari nanti yang harus dilalui dengan kehendak baik akhlak mulia.Agama dimulai saat kau melihat orang di tepi jurang, lantas kau tarik-selamatkan tanpa mempertanyakan apa agamanya.. Selengkapnya
<i>Kekayaan Abadi</i>

Kekayaan Abadi

Selasa, 04 April 2017 , 08:44:00

SAUDARAKU, pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu Melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam jiwamuBila benih itu mendapatkan pupuk dan penerangan jiwa yang baikIa akan tumbuh jadi pohon pengetahuan dan kebijaksanaan yang subur Itulah sa.. Selengkapnya
<i>Makrifat Pagi</i>

Makrifat Pagi

Senin, 03 April 2017 , 08:26:00

SAUDARAKU, marilah menyambut pagi seperti bening embun Melebur dengan alam, menyegarkannya, dan memuai menembus langit makrifatKita pun menyatu dengan Tuhan, menguapi ulu jiwa dengan sembahyang, karena hati yang kering merapuhkan langkah; mudah roboh.. Selengkapnya
Di Tsim Sha Tsui 21 Derajat Sunyi

Di Tsim Sha Tsui 21 Derajat Sunyi

Sabtu, 25 Maret 2017 , 23:24:00

pagi berkabuttak sesiapa yang bisa mejernihkanawandi tengah lalu-lalang orang berpacubertuju kemana maukota ini baru terjaga dan tak pernahmendengkur lagiorang-orang tak saling menyapatak punya waktu saling menatap atau bicarakota ini telah lama mena.. Selengkapnya
Kudekap Macau Petang Itu

Kudekap Macau Petang Itu

Sabtu, 25 Maret 2017 , 21:37:00

kudekap macau walau sekejap sajaada cuaca hampa dan sejuk musimbercerita padakuo, macau tak sekadar kasino dan meja juditak sekadar pertaruhan tak ada ujungpara pendatang jauhseperti aku yang hanya singgahmelihat pelabuhan dan pantaidan ikan-ikan tak.. Selengkapnya
Tahajud Rembulan

Tahajud Rembulan

Sabtu, 04 Maret 2017 , 05:04:00

AKU pun mau nikmat terbanguntapi kau tidak memintaku tidurkau sahabat sebelum embunbersimbah nur dan rasa syukurtiada mungkin cahayaku pejamkau belahan lilin setiap malamterkulai aus sumbu airmatamuaduhai tamu sang mahatumpuberbisik gemintang berdua-.. Selengkapnya
<i>Sonnet Hoax Di Koran Koyak</i>

Sonnet Hoax Di Koran Koyak

Jum'at, 24 Februari 2017 , 17:12:00

HAI koran, ejek breakingnews siangdengar takbir feeport kumandangkau liput banjir tak pulang-pulangakh tinta hitam ini belumlah nistagelap lagi segelas kopi robustalebih kelam hoax jongos ibukotahantu memohon berkaca-kacaagar kita nonton kita yang di.. Selengkapnya
Puisi Fahri Hamzah: Pak Jokowi, Rakyat Bertanya Padamu

Puisi Fahri Hamzah: Pak Jokowi, Rakyat Bertanya Padamu

Selasa, 21 Februari 2017 , 08:32:00

Tuan Presiden @jokowi ,Orang-orang bertanyaAda apa denganmu?Mungkin Presiden belum sepenuhnya memahami bahwa di luar ini suasana riuh... Dengarkah suara ini tuan....Orang-orang bertanya kenapa tuan Presiden membela terdakwa? Sejak awal... apa yang is.. Selengkapnya
<i>Puisi Lupakan Dulu Pilkada</i>

Puisi Lupakan Dulu Pilkada

Jum'at, 17 Februari 2017 , 08:43:00

SAYANGKU, sayangku..Malam ini, kita tak usah bicara, adagium.Lord Acton: Kekuasaan itu cenderung korup!Tidak, sayangku. Ndak usah.Tak pula malam ini berteka-teki: Siapa Filsuf yang selalu hadir di sebuah kampus, selama tiga abad, sampai saat ini?Saya.. Selengkapnya
<i>Suluk Gunung Jati: Bukan Sekadar Novel Sufistik Biasa</i>

Suluk Gunung Jati: Bukan Sekadar Novel Sufistik Biasa

Selasa, 14 Februari 2017 , 14:53:00

Penulis: E. Rokajat AsuraJumlah halaman: 347Terbit: Agustus  2016Kategori: Fiksi/ Sejarah IslamHarga: Rp. 85.000,-"GUSTI pernah bilang bila air senantiasa mengalir sampai jauh dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Meskipun wadahnya berb.. Selengkapnya
<i>Gara-Gara Dulah</i>

Gara-Gara Dulah

Jum'at, 10 Februari 2017 , 07:55:00

SI Dulah kembali membuat ulah. Dicurinya kain sarung di surau dituduhnya Labay Mansur yang mencuri. Padahal Labay Mansur sudah bersumpah di bawah al Quran kalau dia tidak tahu menahu soal kain sarung lusuh itu. Lagipula, sebagai Labay desa, Labay Man.. Selengkapnya
Sajak Sang Penista

Sajak Sang Penista

Kamis, 02 Februari 2017 , 19:03:00

DI tengah damai Jakarta kau pamerkan keangkuhan sempurna sumpah serapah intimidasi mengalir sederas air banjir lalu kau cibir orang-orang pinggir menggusur tanpa basa basi menindas dengan tangan besi dan kau seenaknya korupsi dari rumah sakit.. Selengkapnya
Kekasihku Dan Pilkada Jakarta

Kekasihku Dan Pilkada Jakarta

Kamis, 26 Januari 2017 , 09:35:00

SI Pitung dari MarundaSedih di langit sanaMenitik air mataKarena kisah cinta SidartaBerakhir sudah cintaTahunan terjagaSedari tadi merenung sajaRemuk itu hati SidartaBukan karena agamaSoal itu teruji sudahBeda tafsir dan gagasanTak mampu memisahkanBu.. Selengkapnya
<i>Tuhan Maha Asyik</i>

Tuhan Maha Asyik

Selasa, 24 Januari 2017 , 22:09:00

Penulis   : Sujiwo Tejo & Dr. MN. KambaPenerbit : ImaniaTerbit     : Desember, 2016Harga     : 59.000TUHAN sangat asyik ketika Dia tidak kita kurung paksa dalam penamaan-penamaan dan pemaknaan-pemaknaan. Dia tak terdefinisikan, tan keno kinoy.. Selengkapnya
Ibuku Semakin Menua

Ibuku Semakin Menua

Minggu, 15 Januari 2017 , 09:56:00

Walau Ibu banyak lupaTak lagi membacaTak ingat namaTak ingat peristiwaTapi masih bisa kurasaTetap ada yang tersisaSetidaknya itu harapankuKarena duniaku bermula darimu, ibukata pertama yang kubacaKau yang mengejaNama pertama yang kukatakanKau yang aj.. Selengkapnya
Puisi Denny JA: Menghirup Udara Pagi

Puisi Denny JA: Menghirup Udara Pagi

Jum'at, 06 Januari 2017 , 08:14:00

UDARA pagi itu minta dihirupSegar seperti udara pertamaBersih seperti pagi pertamaUjar udara pagi:"kami baru melayang dari surgaDatang ke bumiKetika langit belum cemarBelum cemar oleh polusiBelum cemar oleh opiniBelum cemar oleh pertengkaran manusia".. Selengkapnya
<i>Pemburu Ridha Allah</i>

Pemburu Ridha Allah

Senin, 02 Januari 2017 , 00:27:00

KEMBANG api menyerang langit. Gemerlap Pesta, mengganggu sunyi kontemplasi tentang diri.Pesta penuh cahaya gemerlap dan terang kembang api seolah menyerang Tuhan yang mendesain gelap. Sehingga, sunyi tak lagi tentang kontemplasi diri. Tetapi dirampas.. Selengkapnya