Hanura

Moeldoko: Pelestarian Seni Budaya Bagian Dari Menjaga Jatidiri Bangsa

Politik  JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 21:20:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Moeldoko: Pelestarian Seni Budaya Bagian Dari Menjaga Jatidiri Bangsa

Moeldoko/Net

RMOL. Era globalisasi merupakan tantangan bagi jatidiri bangsa Indonesia. Untuk itu, segala norma dan etika yang menjadi kekuatan bangsa ini tidak boleh tergerus dengan kemajuan zaman.

Begitu kata Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal (purn) TNI Moeldoko dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (22/6).

Dia meminta agar nilai-nilai luhur budaya bangsa terus ditanamkan kepada generasi muda. Tujuannya, agar generasi penerus bangsa memiliki pondasi kuat dalam menghadapi arus dan pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan jatidiri Indonesia.

"Anak-anak muda perlu dikenalkan kepada budaya-budaya lokal, sehingga tidak tercerabut identitasnya, identitas budayanya, identitas sosialnya. Hal ini sangat penting," ujarnya.

Hal ini berulang kali diutarakan Moeldoko demi menjaga agar budaya lokal tidak hilang diterkam arus globalisasi. Mantan panglima TNI itu menjelaskan bahwa salah satu ciri terjadinya perang kebudayaan adalah munculnya upaya masif untuk menghilangkan keyakinan atau ideologi sebuah bangsa.

Dia pun memuji pameran karya seni kolaborasi Goenawan Mohamad dan Hanafi bertajuk ’57 x 76’, di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (21/6) lalu. Moeldoko yang hadir dalam acara itu menyebut bahwa pelestarian seni dan budaya semacam ini merupakan bagian dari upaya menjaga jatidir dan kesatuan bangsa.

"Melalui seni, kita sungguh amat berharap agar nilai-nilai luhur bangsa itu, terus terjaga," kata Moeldoko. [ian]


Komentar Pembaca
Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana
Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

, 09 JULI 2018 , 17:10:00