Hanura

Tim Melli Siap Menderita

Iran vs Spanyol 0-1

Olahraga  JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 08:54:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Melli Siap Menderita

Carlos Queiroz/Net

RMOL. Spanyol mengalahkan Iran 1-0 dalam lanjutan pertand­ingan di Grup B Piala Dunia 2018 yang digelar di Kazan Arena, dini hari, kemarin. Tapi, kekalahan itu tidak menyurutkan semangat Iran meraih tiket ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan dalam Piala Dunia.

Setelah meraih tiga poin melawan Maroko, Iran gagal memastikan tempat di perde­lapan final Piala Dunia 2018 karena mengalami kekalahan dari juara dunia 2010 itu.

Skuat berjuluk Team Melli itu sempat memimpin klase­men Grup B di matchday pertama, tapi kini menempati peringkat ketiga dengan poin tiga, Iran tertinggal satu poin dari Spanyol dan Portugal.

Peluang Iran untuk menem­bus fase gugur untuk kali per­tama dalam keikutsertaan di Piala Dunia pun menipis, ke­cuali mereka mampu meraih kemenangan atas Portugal di laga terakhir.

"Kami menunjukkan kami menderita dan berkompetisi. Saya merasa kami pantas meraih hasil yang lebih baik. Kami memiliki pertandingan sisa melawan Portugal. Semua masih terbuka," kata pelatih Iran, Carlos Queiroz di situs resmi FIFA.

Pada empat edisi putaran final Piala Dunia yang diikuti, yakni pada 1978, 1998, 2006 dan 2014, Iran selalu gagal melewati putaran pertama.

Dalam pertandingan mela­wan Spanyol, Iran lebih ban­yak bertahan dan tidak bisa berbuat banyak membangun serangan. Sepanjang 90 me­nit, Iran hanya menguasai bola sebanyak 32 persen.

Lima tembakan yang dilepaskan Sardar Azmoun cs tidak ada satu pun yang mengarah ke gawang. Sementara gawang Ali Beiranvand menerima tiga tembakan, sedangkan enam tembakan melenceng dan delapan berhasil diblok.

Sedangkan, Spanyol mam­pu mendominasi pertandingan dan mengurung pertahanan Iran, namun hanya satu gol yang bisa mereka ciptakan.

Berkali-kali melancarkan serangan, juara Piala Dunia 2010 itu baru berhasil men­gubah skor di menit ke-54 melalui gol yang Diego Costa yang cukup lekat dengan ke­beruntungan.

Statistik akhir pertandin­gan menunjukkan Spanyol melakukan 17 kali tembakan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang. Sementara enam melenceng dan delapan diblok pemain Iran. Selain itu, La Furia Roja juga membukukan 68 persen penguasaan bola.

"Iran adalah tim yang kuat dan sangat sulit untuk menc­etak gol melawan mereka. Kami tahu betapa sulitnya itu. Tetapi sekali lagi, pemain saya telah memberikan segalanya," kata pelatih Spanyol, Fernando Hierro.

Spanyol masih menyisakan satu laga sisa menghadapi Maroko yang sudah dipasti­kan tersisih lantaran menelan dua kekalahan. Pertandingan antara Spanyol dan Maroko akan berlangsung 25 Juni di Stadion Kaliningrad ber­barengan dengan waktu sepak mula laga antara Iran dan Portugal. ***


Komentar Pembaca
Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana
Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

, 09 JULI 2018 , 17:10:00