Hanura

Pernah Dikirim Bom, Niat Ali Untuk Bertobat Tidak Surut

Politik  JUM'AT, 18 MEI 2018 , 01:01:00 WIB

Pernah Dikirim Bom, Niat Ali Untuk Bertobat Tidak Surut

Ali Fauzi Manzi/RMOL

RMOL. Mantan nara pidana teroris (napiter) Ali Fauzi Manzi menceritakan kisahnya setelah keluar dari jaringan teroris internasional.

Ali mengaku kehidupannya penuh dengan lika-liku dan ancaman. Hampir setiap hari dirinya menerima surat kaleng dan pesan singkat bernada ancaman.

"Di-message secara terang-terangan mengancam saya dan menyebut saya mutad dan kafir maka perlu disingkirkan, kata Ali di Gedung LIPI, Jakarta, Kamis, (17/5).

Ali mengaku ancaman tersebut tidak membuat niatnya kembali ke jalan yang benar surut. Bahkan kediamannya di Lamongan pernah dikirim bom berbentuk parsel.

"Saya ini penggemar burung, suatu ketika burung-burung saya pada terbang ke sana kemari. Waktu saya cek ternyata dipojokkan ada bungkusan kantong plastik," bebernya.

Ia selalu berbaik sangka, awalnya ia menduga bungkusan itu merupakan nasi berkat dari tetangga yang habis menggelar hajatan.

Ternyata ketika dibukanya, ia melihat ada kabel yang terhubung dengan pintu rumahnya. Jika ada dorongan ke pintu maka ledakan besar dapat terjadi.

"Saya langsung telpon kepolisian untuk mengirim tim Gegana untuk amankan bom tersebut," pungkasnya. [nes]

Komentar Pembaca
Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Rocky Gerung - Kelincahan Berfikir (Bag.4)
Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00