Hanura

KPK: Sumbangan Hasil Korupsi Ke Partai Tak Dapat Dibenarkan

Hukum  KAMIS, 17 MEI 2018 , 21:19:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

KPK: Sumbangan Hasil Korupsi Ke Partai Tak Dapat Dibenarkan

Saut Situmorang/Net

RMOL. Partai Politik harus menggunakan program 'Cerdas dan Berintegritas' untuk menghindari dana sumbangan hasil tindak pidana korupsi dari kadernya.

Begitu dikatakan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/5).

Partai Politik di Indonesia sering kali meminta sumbangan uang kepada para kadernya untuk kepentingan tertentu. Namun tidak sedikit juga anggota partai tertangkap tangan oleh KPK saat melakukan tindakan korupsi.

"Sumbangan ke Parpol itu diatur oleh UU , namun sumbangan hasil korupsi tentu tidak dapat dibenarkan," jelas Saut.

Oleh karena itu, KPK mengimbau parpol membangun kader dengan program 'Cerdas dan Berintegritas' agar menghindari terjadinya penerimaan dana sumbangan dari hasil tindak pidana korupsi.

"Pembangunan parpol 'Cerdas dan berintegritas' menjadi program atau hashtag yang dibuat KPK di lingkungan parpol dan dalam kaitan pilkada dan seterusnya," demikian Saut. [sam]

Komentar Pembaca
Harus Ada Reformasi Jilid II

Harus Ada Reformasi Jilid II

, 22 MEI 2018 , 17:00:00

20 Tahun Reformasi Hasilkan Demokrasi Kriminal
Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00