Hanura

Gerindra: Moeldoko Jangan Nyaranin Jokowi Langgar UU

Politik  KAMIS, 17 MEI 2018 , 14:19:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

RMOL. Presiden RI, Joko Widodo disarankan untuk mengabaikan usulan dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang ingin kembali membentuk Komando Pasukan Khusus Gabungan (Koopssusgab) dari berbagai satuan di TNI.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono bahkan meminta pemerintah untuk fokus dalam menyelesaikan revisi UU Terorisme, sebagai  solusi menangkal teroris.

"Sudah, jalankan saja sesuai UU yang berlaku," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/5).

Apalagi, sambung Arief, UU Terorisme menyebutkan bahwa kepolisian merupakan leading sector dari agenda pemberantasan terorisme.

Jika pemerintah tetap ingin membentuk Koopssusgab, Arief menyarankan agar pembentukan itu dibuat berdasarkan UU yang berlaku.

"Dibuat dulu UU-nya atau peraturannya. Jangan Moeldoko nyaranin ke presiden untuk melanggar UU yang sudah ada," tegasnya.

Moeldoko mengungkapkan bahwa Jokowi tertarik untuk menghidupkan kembali Koopssusgab TNI demi memberangus terorisme. Usulan ini, sambungnya, ada setelah kejadian kerusuhan yang melibatkan narapidana teroris dan aparat di rutan Cabang Salemba di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. [ian]

Komentar Pembaca
Harus Ada Reformasi Jilid II

Harus Ada Reformasi Jilid II

, 22 MEI 2018 , 17:00:00

20 Tahun Reformasi Hasilkan Demokrasi Kriminal
Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00