Hanura

Ekspor Komoditas Pertanian Hingga April Menggemberikan

Kementerian Pertanian  RABU, 16 MEI 2018 , 11:59:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Ekspor Komoditas Pertanian Hingga April Menggemberikan

Kuntoro Boga Andri/Net

RMOL. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja perdagangan komoditas pertanian selama April 2018 menggemberikan.

Ini terlihat dari nilai ekspor sebesar 300 miliar dolar AS atau naik 6,11 persen month to month (mtm) dan naik 7,38 persen year on year (yoy).

"Ekspor komoditas pertanian untuk mtm yang naik yakni jagung, biji kakao. Untuk yoy itu yakni sarang burung dan getah karet," demikian dikatakan Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (16/5).

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri. Dia menjelaskan bahwa peningkatan ekspor komoditas pertanian yang diperoleh di April 2018 tersebut karena tererealisasinya komitmen Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman untuk menggenjot ekspor tahun 2018.

Misalnya jagung, dalam kurun waktu Januari hingga Maret, total ekspor komoditas tersebut mencapai 11,76 juta dolar AS, lebih besar dibanding periode yang sama di tahun 2017 yang hanya 2,44 dolar AS juta atau naik 380,81 persen.

"Begitu pun beras, ekspor pada Januari hingga Maret 2018 mencapai 829 ribu dolar AS, sedangkan periode yang sama di tahun 2017 hanya 235 ribu dolar AS sehingga terjadi kenaikan 252,15 persen," paparnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Boga itu mengatakan sepanjang 2017, negara tujuan ekspor untuk komoditas jagung terbanyak ke Filipina yakni mencapai 7,8 juta dolar AS. Ekspor kedelai terbanyak ke Australia yakni mencapai 19,17 juta dolar AS, ekspor ubi kayu terbanyak ke Taiwan sebanyak 4,9 juta dolar AS, dan ekspor ubi jalar terbanyak ke Jepang dengan nilai 5,9 juta dolar AS.

"Selanjutnya, untuk ekspor nanas terbanyak ke Amerika Serikat nilainya mencapai 52,5 juta dolar AS, ekspor kelapa terbanyak ke China nilainya mencapai 230,44 juta dolar AS, dan ekspor kelapa sawit terbanyak ke India mencapai 4,97 miliar dolar AS," ungkapnya. [rus]

Komentar Pembaca
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00