Hanura

PBB Apresiasi Kementan Dalam Memberdayakan Kelompok Wanita Tani

Kementerian Pertanian  JUM'AT, 13 APRIL 2018 , 16:29:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

PBB Apresiasi Kementan Dalam Memberdayakan Kelompok Wanita Tani
RMOL. Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mendampingi kunjungan Special Reporter (SR) Dewan Hak Azasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (HAM PBB), Hilal Ever ke Palembang, Sumatera Selatan, Rabu dan Kamis, 11 dan 12  April 2018.

"Kedatangan SR  untuk mendorong upaya pemantapan dan pemenuhan hak atas pangan di tingkat nasional, regional dan international," ujar Agung.

Selain itu juga, lanjut Agung, kehadiran Hilal sekaligus juga mengidentifikasi hambatan dan upaya progresif pemenuhN hak atas pangan kepada masyarakat. Isu utama tentang gender yang bekerja sama dengan seluruh negara di dunia dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi bagian dari kunjungan ini.

Sekedar informasi, Hilal berkunjung ke lokasi panen padi diatas lahan pasang surut yang terletak di Desa Mulyiasari dan Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjunglago, Kabupaten Banyuasin.

Lahan pasang surut seluas 1310 hektar yang di kelola Gapoktan Diyaning Hurip telah mengalami  peningkatan penghasilan petani yang sebelumnya hanya berkisar antara Rp1,5 juta sampai Rp2 juta per hektar dengan produktivitas hanya 4 ton per hektar, kini mencapai Rp20 juta-Rp50 juta dengan produktivitas tidak kurang dari 6-8 ton per hektar.

Saat berkunjung ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri di kawasan Banyuasin. Hilal mengapresiasi hasil olahan pangan para KWT seperti Keripik pisang, ubi kayu, ubi jalar dan tempe.

"Produk keripik pisang dan keripik kentang manis dari grup KWT Mandiri sangat enak," kata Hilal.

Agung yang hadir di lokasi langsung menimpali bahwa pemberdayaan Kelompok Wanita Tani ini sangat penting dalam membangun ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.

Ia menjelaskan bila ada 1100 orang yang terdaftar dalam anggota KWT Mandiri. Berdiri sejak tahun 2009, kelompok ini sudah memiliki aset hingga Rp8 miliar dengan omset rata-rata Rp500 juta per bulan.

"Para wanita yang tergabung dalam KWT ini berperan penting dalam membangun ketahanan pangan keluarga, karena mereka inilah yang menyediakan pangan berkualitas bagi keluarganya," kata Agung.[dem]

Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Syahganda Dan Eggi Sudjana Gabung PAN

Syahganda Dan Eggi Sudjana Gabung PAN

, 12 APRIL 2018 , 18:15:00

Pertemuan Tertutup PDIP-PKB

Pertemuan Tertutup PDIP-PKB

, 12 APRIL 2018 , 03:52:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00