Hanura

Pembiayaan BJB Syariah dijamin Askrindo Syariah

Bank BJB  KAMIS, 05 APRIL 2018 , 16:22:00 WIB | LAPORAN: DAR EDI YOGA

Pembiayaan BJB Syariah dijamin Askrindo Syariah
RMOL. Bank BJB Syariah menjalin kerja sama dengan PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah atau Askrindo Syariah dalam penjaminan pembiayaan.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur BJB Syariah Indra Falatehan dengan Direktur Utama Askrindo Syariah Soegiharto di Jakarta, Kamis 5 April 2018.

Direktur BJB Syariah Indra Falatehan mengharapkan dengan adanya kerjasama antara Bank BJB Syariah dengan Syariah dapat membantu dan meningkatkan penyaluran pembiayaan di Bank BJB Syariah dengan risiko yang kecil dan debitur yang selama ini memanfaatkan fasilitas pembiayaan Bank BJB Syariah dapat terlindungi dengan manfaat asuransi.

“Ini sinergi positif yang saling menguntungkan antara keduabelah pihak,” ujar Indra.

Selain penjaminan pembiayaan, ke depan Askrindo Syariah juga akan bekerjasama dengan beberapa produk-produk unggulan yang dimiliki Bank BJB Syariah yang bentuknya akan dilakukan dengan inovasi produk dari kedua belah pihak.

Direktur Utama Askrindo Syariah Soegiharto menambahkan potensi ekspansi pembiayaan dari bank BJB Syariah saat ini mencapai Rp 2,2 triliun. Dari jumlah itu, Askrindo Syariah menargetkan penjaminan sebesar 60% dari angka tersebut dengan nominal sekitar Rp 1,4 triliun.

"Ini merupakan strategi kita sejak akhir tahun lalu dengan memperbanyak mitra kerja, termasuk di daerah. Kekuatan perbankan daerah itu sangat bagus dan potensinya juga luar biasa karena captive market mereka sangat baik," jelas Soegiharto.

Direktur BJB Syariah Indra Falatehan melanjutkan saat ini kinerja Bank BJB Syariah terus mengalami peningkatan. Hal ini bisa dilihat dari aset Bank BJB Syariah pada posisi triwulan I 2018 mencapai Rp 7,13triliun, yang didukung oleh peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga atau DPK serta kinerja yang terus membaik.

Pada triwulan I 2018 pihaknya berhasil menghimpun DPK sebesar Rp 5,59 triliun. Adapun, penyaluran pembiayaan hingga triwulan I 2018 tercatat sebesar Rp 5,03triliun.

“Sementara untuk laba pada triwulan I 2018 naik sebesar 95,87%, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” ujar Indra.
 
Indra mengemukakan pada tahun 2017 merupakan momentum yang baik bagi industri perbankan syariah. Sebab, perbaikan yang dilakukan perbankan syariah mulai menunjukan hasil dengan diresmikannya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) bulan Juli 2017 oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Hal itu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. [***]


Komentar Pembaca
720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Politik18 September 2018 05:35

Tingkatkan Persatuan Pemuda Lewat Kegiatan Keagamaan
KPK Telusuri Peran TGB Dalam Divestasi Saham Newmont
Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Dahlan Iskan18 September 2018 05:00

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

Nusantara18 September 2018 04:38