Hanura

Ini Tiga Poin Penting Usulan Jokowi Dalam Kerja Sama ASEAN-Australia

Politik  SENIN, 19 MARET 2018 , 04:19:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Ini Tiga Poin Penting Usulan Jokowi Dalam Kerja Sama ASEAN-Australia

Joko Widodo/Net

RMOL. Presiden Joko Widodo menyatakan kerja sama ASEAN-Australia selama 44 tahun terakhir telah berkontribusi membangun ekosistem kawasan Asia Tenggara yang damai, stabil, dan sejahtera.

Menurut Jokowi selain menguatkan kerja sama di Samudra Pasifik, ASEAN-Australia harus dapat berkontribusi di kawasan Samudra Hindia.

"Kerja sama yang selama ini telah dilakukan di kawasan Asia Pasifik, juga harus dilakukan di Samudra Hindia," ujar Jokowi saat menyampaikan pidatonya di Pertemuan Retreat KTT Istimewa ASEAN-Australia, di Admiralty House, Kirribilli, Minggu (18/3).

Dalam kesempatan itu, setidaknya terdapat tiga poin penting usulan kerja sama yang disampaikan Jokowi di depan para pemimpin negara ASEAN dan Australia yang hadir.

Pertama, ASEAN-Australia harus berkontribusi dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Samudra Hindia.

Jokowi juga menegaskan, kerja sama ekonomi dengan negara-negara di lingkar Samudra Hindia menjadi keharusan untuk mewujudkan poros ekonomi baru.

Poin penting kedua menurut Jokowi adalah ancaman keamanan lintas batas di lingkar Samudra Hindia seperti perompakan, ilegal fishing, penyelundupan manusia, perdagangan narkoba, serta ancaman radikalisme dan terorisme menjadi tantangan nyata yang harus diatasi ASEAN-Australia.

"ASEAN-Australia perlu membangun mekanisme yang efektif termasuk dengan negara-negara di Samudra Hindia seperti di bidang keamanan dan keselamatan maritim, search and rescue (SAR), dan Perlindungan sumber daya laut," ucap Jokowi.

Lebih lanjut, sebagai poin ketiga, Jokowi menyampaikan bahwa pentingnya kerja sama ASEAN-Australia dalam memperkuat sentralitas ASEAN, termasuk dalam membangun arsitektur di kawasan.

"Sentralitas ASEAN tidak pernah memunculkan ancaman bagi siapapun, sentralitas ASEAN justru akan menyuburkan habit of dialogue dan kerjasama," ungkap Jokowi.

Di akhir sambutannya Jokowi berharap, kerja sama di kawasan Samudra Hindia ini nantinya dapat terintegrasi dengan kawasan Pasifik sehingga dapat terbentuk ke dalam sebuah arsitektur kawasan Indo-Pasifik.

"Arsitektur kawasan yang terbuka, inklusif, transparan, serta menjunjung tinggi hukum internasional," tutup Jokowi seperti dikutip dari pemberitaan setkab.go.id. [nes]



Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00