Hanura

Kemenkoinfo Bantah Ada Penjualan Data Registrasi Kartu Selular

Politik  RABU, 14 MARET 2018 , 19:09:00 WIB | LAPORAN: YANTI MARBUN

Kemenkoinfo Bantah Ada Penjualan Data Registrasi Kartu Selular

Ahmad M Ramly/Net

RMOL.  Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo Ahmad M Ramly menjelaskan isu kebocoran dan penjualan data registrasi kartu seluler tidak benar.

Menurutnya tugas Kominfo hanya mengolah data dan memvalidasi NIK dan KK.

"Karena data tidak sama sekali kami otakatik. Kami mengaku dilapangan terjadi penyalahgunaan Nomor NIK dan KK tetapi bukan kebocoran data," ujarnya di Gedung Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta. Rabu, (14/3).

Ramly menilai kebocoran data bisa saja terjadi dari sisi pelanggan. Misalnya, para pengguna mengunggah  data register di media sosial, atau bisa juga melalui data administrasi untuk pengajuan kredit.

"No KK dan NIK dapet drimana, itu mudah didapat karena, ada yang upload, ketika orang mengajukan pinjaman ke koperasi tetapi kami bisa mendeteksi semua itu," ujarnya.

Ahmad menambahkan meski isu kebocoran dan penjualan data sengaja dihembuskan namun tidak mempengaruhi kepercayaan masyarakat untuk meregistrasikan data kartu teleponnya. Saat ini sudah ada data teregistrasi 351.595.558 sesuai dengan prediksi awal Kominfo yakni sekitar 360 juta kartu aktif. [nes]


Komentar Pembaca
Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

, 11 JUNI 2018 , 20:21:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00