Hanura

Publik Setuju Gatot Cawapres Jokowi, Anies Cawapres Prabowo

Politik  SABTU, 24 FEBRUARI 2018 , 06:10:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Publik Setuju Gatot Cawapres Jokowi, Anies Cawapres Prabowo

Foto/Net

RMOL. Lembaga survei Alvara Research Center merilis hasil jajak pendapat mengenai sosok yang pantas menjadi pendamping Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Kedua nama tersebut dinilai sebagai calon kuat yang akan bertarung dalam Pilpres 2019.

Dalam survei yang melibatkan 2.203 responden ini menjelaskan bahwa Jokowi lebih cocok berdampingan dengan mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo. Sementara untuk Prabowo responden paling banyak memilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

CEO Alvara Hasanuddin Ali menjelaskan sebanyak 61,9 persen responden setuju Gatot menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi. Sisanya, 38,1 persen menyatakan tidak setuju.

Ali menjelaskan kemunculan nama Gatot publik menilai tokoh yang cocok untuk mendampingi Jokowi adalah dari kalangan militer, generasi muda dan generasi muslimin. Dari ketiga elemen tersebut nama Gatot lebih unggul dibanding Agus Harimurti Yudhoyono sebagai perwakilan generasi muda dengan memperoleh suara 55,5 persen dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai perwakilan sosok muslimin dengan perolehan suara 59,6 persen.

"Walaupun AHY juga dari militer, tapi pamornya kalah kuat dibanding Gatot. Di kalangan muslim, Gatot juga kuat tapi kalah dengan Muhaimin," ujar Ali saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (23/2).

Untuk Prabowo, Ada tiga tokoh yang disukai masyarakat untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto. Mereka adalah Anies Baswedan yang mendapat suara 60 persen, Cak Imin 59,4 persen, dan AHY 56,3 persen.

Meski demikian, siapapun Cawapres yang dipilih, Prabowo tetap kesulitan bila bertarung satu lawan satu dengan Jokowi.

Menrut Ali, hasil yang dilakukan pihaknya Jokowi selalu unggul dengan Prabowo. Misalnya, saat Jokowi-Gatot Nurmantyo versus Prabowo-Anies Baswedan, sebanyak 54,8 persen responden memilih Jokowi dan 33,7 persen memilih Prabowo. Sisanya tidak memutuskan.

Begitu pula saat Jokowi-Gatot Nurmantyo versus Prabowo-Muhaimin Iskandar. Sebanyak 54,9 persen responden memilih Jokowi, dan hanya 33,6 persen memilih Prabowo dan sisanya tidak memutuskan.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka dan kuesioner dengan margin of error sebesar 2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan serentak di seluruh provinsi di Indonesia dengan menggunakan data penduduk dari Badan Pusat Statistik yang dilakukan pada 17 Januari sampai 7 Februari 2018 dengan melibatkan 2.203 responden. [nes]


Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Laporkan Penganiayaan Oleh Dewan PDIP

Laporkan Penganiayaan Oleh Dewan PDIP

, 21 JUNI 2018 , 14:53:00

Jenguk Abuya Saifuddin Amsir

Jenguk Abuya Saifuddin Amsir

, 20 JUNI 2018 , 18:51:00

Antre Di Tol Fungsional

Antre Di Tol Fungsional

, 19 JUNI 2018 , 06:58:00