Hanura

ALFI Dorong Program DO Online Sistem Logistik

Ekbis  SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 09:47:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

ALFI Dorong Program <i>DO Online</i> Sistem Logistik

Ilustrasi/Net

RMOL. Asosiasi Logistik dan Forwarders Indonesia (ALFI) menegaskan akan melakukan koordinasi dengan seluruh anggota ALFI untuk menyukseskan program Delivery Order (DO) Online yang terintegrasi sesuai dengan PM 120 tahun 2017.

Pasalnya, selama ini para praktisi logistik di Indonesia menganggap digitalisasi pelabuhan di Indonesia belum terintegrasi dan terhambat oleh adanya ego sektoral. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi

"Point dari perkembangan teknologi yang ada saat ini adalah bagaimana semua stakeholders dapat merasakan manfaat teknologi tersebut namun kenyataan di lapangan justru tidak sesuai harapan. Oleh sebab itu ALFI akan mendorong program DO online ini agar sistem logistik di Indonesia dapat terintegrasi dan efisien," ujar Ketua DPP ALFI, Yukki Nugrahawan Hanafi

Yukki  yang juga merupakan Chairman AFFA (Asean Federation and Forwarders Associations) mencontohkan beberapa pelabuhan utama di Indonesia sedang ‘mendigitalisasi’ pelabuhan. Seperti pelabuhan di Tanjung Priok yang memiliki lima terminal untuk ocean going (JICT, TPK Koja, TO3, MAL dan NPCT 1), setiap terminal mempunyai inhouse sistem masing-masing.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 120 tahun 2017, tertulis layanan tersebut harus terintegrasi dengan INSW dan Inaportnet. Namun Yukki menilai salah satu terminal terkesan memaksakan inhouse kemudian dibuat seakan-akan terintegrasi dengan Inaportnet dan INSW.

"Kami juga bingung ketika salah satu terminal menyatakan siap sistemnya untuk mengakomodir sampai dengan ke Cargo Owner atau Freight Forwarder, jika menggunakan sistem terminal, di mana independensinya?" tutur Yukki.

Hingga saat ini, Yukki mengatakan, pihaknya menunggu Kementerian Perhubungan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priuk untuk bertindak cepat dan mampu mengimplementasikan PM 120 tahun 2017 dengan baik.

"Kami menunggu ketegasan dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sebagai koordinator di lapangan dalam implementasi PM 120 /2017 ini," tutup Yukki.[wid]



Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Salat Id Di Lebanon Selatan

Salat Id Di Lebanon Selatan

, 16 JUNI 2018 , 22:13:00

Liburan Di Monas

Liburan Di Monas

, 16 JUNI 2018 , 14:40:00

<i>Open House</i> Ketua Majelis Syuro PKS

Open House Ketua Majelis Syuro PKS

, 16 JUNI 2018 , 16:48:00