Hanura

Bupati Di Aceh Ngehits

Larang Valentine & Waria Kerja Di Salon

Nusantara  RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 11:07:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bupati Di Aceh Ngehits

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali/Net

RMOL. Nama Bupati Aceh Besar Mawardi Ali lagi ngehits di media sosial. Setelah melarang waria bekerja di salon, kemarin, Mawardi melarang perayaan Valentine di wilayahnya. Banyak yang memuji, tak sedikit pula yang mengkritik.

Larangan ini tertuang dalam surat edaran bernomor 451/882/2018. Surat ini ditujukan kepada camat se-Kabupaten Aceh Besar, para kepala sekolah dan pengelola hotel dan restoran cafe. Surat yang diteken pada 9 Februari mencantumkan sejumlah poin.

Poin pertama, isinya penjelasan alasan pelarangan perayaan Valentine's Day di Tanah Rencong. Disebutkan, perayaan hari kasih sayang ini bertentangan dengan budaya Aceh yang menerapkan syariat Islam. "Dan haram hukumnya untuk dirayakan," begitu bunyinya.

Poin kedua, bupati meminta masyarakat melapor kepada petugas Satpol PP dan polisi syariah jika menemukan perayaaan Valentine’s Day. Kepala sekolah diminta mengawasi para siswa agar tidak ada yang merayakan Valentine’s Day.

Bupati Mawardi mengirim tembusan surat itu kepada gubernur Aceh, Ketua DPRK Aceh Besar, Ketua MPU Aceh Besar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Ka Satpol PP dan WH Aceh Besar serta Kakan Kemenag Aceh Besar. Surat tersebut kini sudah diedarkan dan sudah disosialisasikan sejak diteken. "Kita sudah menerima surat imbauan larangan perayaan valentine dari bupati," kata Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Carbaini.

Pekan lalu, Bupati Mawardi bikin dua kebijakan yang memancing kontroversi. Pertama, dengan mewajibkan pramugari rute Aceh mengenakan jilbab lewat surat bernomor 451/65/2018 yang diteken pada 18 Januari 2018 dan ditujukan kepada seluruh general manager maskapai.

Yang kedua, Mawardi menginstruksikan penertiban perizinan terhadap usaha pangkas/salon/rumah kecantikan yang dikelola dan oleh kelompok LGBT, termasuk mencabut izin yang dikelola kelompok LGBT jika melanggar aturan.

Namun kebijakan Bupati Mawardi ini tidak didukung Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang justru membolehkan warganya merayakan hari valentine yang jatuh hari ini. Menurutnya, hari kasih sayang boleh dirayakan selama tak berlebihan. "Sebetulnya perayaan asal jangan berlebihan itu hukumnya boleh, mubah. Asal jangan melanggar hukum," ujar Irwandi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin.

Waktu tahun baru yang lalu, Irwandi juga tak mengeluarkan larangan untuk merayakannya. Hanya ada dua kabupaten/kota yang memberikan imbauan agar tak merayakan tahun baru. "Itu mengimbau, tidak bisa melarang. Perayaan tahun baru kan tidak melanggar undang-undang, tapi juga dipertimbangkan saran warga lain yang enggak suka perayaan," ujar dia.

Ia pun mengingatkan pada pemerintah kabupaten/kota di provinsi Aceh agar tak melarang warga yang ingin merayakan valentine. "Mengimbau boleh, melarang jangan," ingatnya.

Karena berbagai kebijakannya ini, Bupati Mawardi langsung ngehits di lini masa media sosial Twitter. Tentu ada yang mendukung, banyak pula yang kontra dengan menyindir.

Akun @oismawati1 menilai, kebijakan Bupati kurang kaffah. "Ganja juga dilarang agama pak. Tapi kok di sana banyak kebunnya. Luput dari pengamatn ya pak?" tanya dia disamber sindiran @AbidinZnl. "Biasanya yang kayak gini minin prestasi. Bisanya cuma ngurusi moral saja."

Tweeps @radan_keren semakin menjadi-jadi. "Habis ini dilarang pakai produk buatan kafir. Hp, mobil, tv, komputer, google, Twitter, Youtube sampe ilmu pengetahuan dari negara kafir dilarang," cuit dia disamber @purnamjaya. "Mbok ya makin ke sini harusnya nggak makin primitif to mas?"

Sementara, netizen dengan akun @RezaTrey menantang. "Berani gak bikin aturan potong tangan untuk pejabat yang korup di Aceh? Syariat Islam kok cuma buat rakyat aja."

Meski demikian, tak sedikit pula yang mendukung. Seperti netizen dengan akun @maratadella. "Wahai netizen. Aceh itu diberikan keistimewaan untuk mengatur daerahnya sesuai syariat Islam. Makanya baca dulu peraturannya jangan cuma nyinyir tapi ga tau asal usulnya," kicaunya diamini @kikisuko menyemangati sang Bupati. "Semangat pak, meskipun banyak yang tidak suka."

Tweeps dengan akun @eMji67456 berharap semua Provinsi meniru Aceh. "Alhamdulillah, andai semua Provinsi bisa kompak seperti ini Insyaallah Indonesia makmur," cuitnya. ***


Komentar Pembaca
DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

, 20 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00