Hanura

Polisi: Pelaku Browsing Gereja Dan Beli Senjata Di Internet

Hukum  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 18:35:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polisi: Pelaku <i>Browsing</i> Gereja Dan Beli Senjata Di Internet

Foto/Net

RMOL. Suliono, pelaku yang penyerangan Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta ternyata sudah memiliki niat untuk melaksanakan aksinya.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan, Suliono berada di Yogyakarta hanya transit usai mondok di salah satu pesantren di Magelang, Jawa Tengah. Saat berada di Jogja, kata Setyo pelaku berniat untuk melakukan penyerangan ke gereja.

Pria asal Banyuwangi itu sempat menginap tiga hari di Mushola sekitar lokasi gereja dan sempat berkomunikasi dengan penjaga Mushola dan warga sekitar.

"Di Jogja dia melihat-lihat internet di mana Gereja yang deket-deket situ, di mana dia bisa beli senjata, info yang kita terima seperti itu," terang Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/2).

Lebih lanjut, Setyo menghimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada RT atu RW setempat ketika melihat ada orang yang dicurigai bermalam di masjid dan mushola.

"Kita perlu menggelorakan kembali warning system dengan 1X24 jam kalau ada yang menginap di situ (masjid dan mushola) atau diketahui tamu yang menginap di rumah kita agar lapor," kata Setyo.

Menurut Setyo, dengan begitu, kejadian yang tidak dinginkan seperti penyerangan gereja di Sleman Yogyakarta bisa diminimalisir.

"Kepolisian mempunyai kewenangan untuk menangkap dan menahan orang, memberhentikan menanyakan identitas. Kita akan cek terus siapa dia, ada masalah apa di situ, ada kegiatan apa di situ," pungkas Setyo.  [nes]

Komentar Pembaca
Teriak Jokowi Haram, Demonstran Dipukul dan Ditangkap
Daftar 200 Mubalig Itu Konyol!

Daftar 200 Mubalig Itu Konyol!

, 21 MEI 2018 , 17:00:00

Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00