Hanura

Ubah Pola Pikir, Penegak Hukum Jangan Fokus Kejar Buronan

Hukum  MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 16:46:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

RMOL. Penegak hukum di Indonesia harus mengubah pola pikirnya yaitu dengan mengedepankan pengamanan aset daripada memburu pelaku yang melarikan diri alias buronan.

"Mindset harus diubah, jangan dikejar orang tapi kejar asetnya," kata Direktur Kemitraan Paku Utama dalam diskusi bertajuk 'Tantangan Efektifitas Upaya Pemulihan Aset Tindak Pidana di Indonesia' di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Minggu (14/1).

Dia menyebut, dalam tindak pidana khususnya korupsi ada banyak cara bagi koruptor yang tengah bersembunyi sambil menyamarkan aset hasil kejahatannya.

Paku Utama mencontohkan dalam kasus korupsi ketua DPR non aktif Setya Novanto yang dengan mudah menyamarkan uang hasil korupsinya ke luar Indonesia tanpa diketahui.

"Contoh kasus Setnov. Cara dia pindahkan uang dari Jakarta ke Mauritius tidak pakai transfer umum tapi dia jualan bon ke kantor money changer dengan harga yang lebih murah," paparnya.

Menurutnya, seorang buronan kasus korupsi bisa saja memanipulasi apa pun, termasuk soal kehidupannya. Bahkan bisa berpura-pura sudah mati.

"Orang buron bisa jadi meninggal atau terlalu kuat. Fokus saja ke asetnya," tegas Paku Utama. [wah]


Komentar Pembaca
Wujudkan Pemikiran Bung Karno dan Kim Il Sung
Rizal Ramli, Mengkritik Dengan Solusi

Rizal Ramli, Mengkritik Dengan Solusi

, 20 APRIL 2018 , 13:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00