Mahasiswa Harus Miliki Bekal Spiritual Di Era Persaingan Global

Politik  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 22:32:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mahasiswa Harus Miliki Bekal Spiritual Di Era Persaingan Global
RMOL. Nusantara Mengaji (NM) kembali menggelar khataman Al-Quran. Ribuan mahasiswa Pelita Bangsa, Cikarang Bekasi, Jawa Barat bersama-sama mengkhatamkan Al-Quran, Sabtu (13/1).

Kordinator Nasional NM, Jazilul Fawaid mengatakan kegiatan ini sebagai ikhtiar memperkuat infrastuktur batin mahasiswa. Ini penting agar mahasiswa memiliki bekal spiritual di tengah persaingan global yang semakin ketat.

"NM hadir mengisi kebutuhan spiritual masyarakat dengan mendekatkan mereka kepada Al-Quran," kata dia dalam keterangannya.

Jelas Jazilul, khasiat dan keutamaan Al-Quran diharapkan mampu memberikan energi dan semangat positif bagi bangsa Indonesia. Dia yakin Indonesia yang dianugerahi sumber daya alam yang melimpah selama dikelola oleh pribadi-pribadi qurani dapat mewujudkan negara yang makmur, adil dan berperadaban luhur

Sementara itu, Inisiator NM A. Muhaimin Iskandar mengingatkan mahasiswa agar menyiapkan infrastruktur batin.

"Mari menyiapkan jiwa yang terdalam dalam jiwa kita," kata dia.

Menurut Cak Imin, begitu akrab disapa, tidak ada manfaat jika mahasiswa hanya memiliki bekal ilmu pengetahuan dan teknologi, jika tidak membekali diri dengan persiapan yang tangguh.

"Matangkan skil dan ruhani maka akan lahir Indonesia yang unggul," tutur dia.

Lebih lanjut Cak Imi menyebutkan, potensi besar bangsa Indonesia. Indonesia dengan kekuatan penduduk yang begitu besar, dengan jumlah umat Islam terbesar adalah sebuah harapan dan masa depan baru yan diharapkan bisa memperbaiki dunia lebih baik adil dan sejahtera.

AS boleh saja maju, kata dia, akan tetapi kemajuan yang mereka capai dalam 250 tahun itu, dilewati dengan fase-fase konflik dan peperangan. Pada fase sekarang, kemajuan yang diraih AS justru menempatkan negara adidaya ini dalam posisi keterasingan dan ketidakamanan.

Ini akibat kontribusinya memicu ketegangan di dunia pascapengakuan sepihak AS bahwa Yerussalem sebagian ibukota Israel.

"Apalagi sejak AS berada di bawah kepemimpinan Trump perdamaian dunia semakin terancam," kata dia.

Indonesia, ujar dia, memiliki potensi kemajuan luar biasa. Jika bisa memperkuat infrastuktur batin dan lahir, akan menemukan kemajuan hakiki. Kemajuan IPTEK, ekonomi, infrastruktur yang ditopang fondasi moralitas dan keagamaan.

"Saya yakin Indonesia akan menjadi menara baru peradaban dunia," kata dia.

Dalam kegiatan yang dihadiri pula Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja itu, Cak Imin menyerahkan Al-Quran kepada mahasiswa berprestasi.[dem]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00