Mahathir Dikerjain Najib

Dilarang Jenguk Anwar Ibrahim

Dunia  SABTU, 13 JANUARI 2018 , 12:50:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mahathir Dikerjain Najib

Mahathir Mohammad/Net

RMOL. Niat Mahathir Mohammad menjenguk Anwar Ibrahim, kandas. Otoritas penjara melarang eks PM Malaysia itu. Mahathir-Anwar dikerjain Najib.

Mahathir mengaku menjenguk Anwar untuk mengucapkan terimakasih lantaran Anwar tidak menolak ketika koalisi oposisi, Pakatan Harapan, menunjuknya sebagai calon perdana menteri dalam pemilihan umum tahun ini.

"Saya hanya ingin bertemu untuk mengucapkan terima kasih karena bersedia mendukung keputusan untuk mencalonkan saya sebagai kandidat,"  ujarnya seperti dilansir dari Channel News Asia, kemarin.

"Tidak mudah bagi dia menerima konsensus yang menyetujui saya sebagai perwakilan koalisi Pakatan (harapan) untuk maju sebagai PM," imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam konvensi aliansi oposisi Pakatan Harapan (PH) di Kuala Lumpur diusung sebagai calon perdana menteri Malaysia dalam pemilu Agustus mendatang.

Sementara yang ditunjuk jadi wakilnya adalah istri Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail. Wan Azizah adalah presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), sebuah partai oposisi federal yang mengepalai aliansi PH yang memerintah Selangor. Keputusan mengusung Mahathir-Wan Azizah ini diumumkan oleh Sekjen PH, Saifuddin Abdullah, Minggu (7/1) waktu setempat. Jika oposisi menang, Mahathir diprediksi akan membebaskan Anwar dan menjadikannya wakil PM.

Sayangnya, niat Mahathir menjenguk eks "murid politiknya" itu kandas. Otoritas penjara melarang Mahathir menjenguk Anwar. Pria yang kini berusia 92 tahun itu pun mengaku kecewa karena dilarang bertemu dengan Anwar. "Saya kecewa, karena kita hidup di negara demokratis, namun saya tidak diizinkan bertemu dengan kawan dekat saya," ujar Anwar yang didampingi putri Anwar, Nurul Izzah. Mahathir sendiri baru bisa menjenguk Anwar karena selama ini terkendala oleh kesehatannya.

Sementara Nurul Izzah memprotes perlakuan pemerintahan Najib yang "ngerjain" Mahathir. Dia sedih dan kecewa. Sebab, menurutnya, momen pertemuan kedua pejabat itu bisa membuat perubahan dan harapan bangsa. "Ini adalah bukti sistem rusak ini masih ada dan sudah banyak orang yang jadi korban," kritik Nurul.

Sekadar latar, Anwar pernah menjadi "anak didik" Mahathir. Anwar pernah menjadi wakil perdana menteri Mahathir hingga tahun 1990-an, lalu dipenjara karena tuduhan sodomi dan menerima suap. Setelah bebas, Anwar kemudian memimpin koalisi oposisi dan mendapatkan kemenangan menakjubkan dalam pemilu 2013.

Koalisi Barisan Nasional (BN), partai yang mengusung Najib Razak, kehilangan banyak suara dalam pemilihan tersebut. Namun, Najib tetap berkuasa setelah BN memenangkan mayoritas kursi di parlemen.

Pada tahun itu juga, Anwar kembali dipenjara atas tuduhan sodomi. Berbagai tuduhan sodomi ini dibantah Anwar. Dia bersikukuh menuding itu adalah fitnah untuk mendongkelnya dari kursi politik. Berada di penjara, Anwar terberangus dari dunia politik. Dia baru bisa kembali masuk partai jika mendapatkan ampunan dari raja.

Istri Anwar, Wan Azizah memperkirakan, suaminya akan bebas dari bui pada 11 Juni mendatang. "Insya Allah, dia akan dibebaskan pada 11 Juni," ujar Wan Azizah dalam pidato di konvensi Pakatan Harapan seperti dikutip The Star Online.

Ini adalah pertama kalinya seseorang memprediksi tanggal untuk pembebasan Anwar. Dia mulai menjalani hukuman pada bulan Februari 2015, yang berarti dia akan dibebaskan pada 2020, jika menjalani hukuman penuh.

Tapi, sama seperti di Indonesia, narapidana di negeri jiran juga sering mendapat pengurangan hingga sepertiga masa hukuman karena berkelakuan baik. Pada bulan Juni tahun ini, Anwar akan dipenjara selama 40 bulan, atau dua pertiga dari lima tahun hukumannya.

Beberapa pakar melihat kans Mahathir-Wan Azizah cukup kuat. Apalagi, jika Anwar sudah keluar dari bui. "Dr Mahathir sangat tajam dalam hal kebijakan dan mengetahui cara kerja pemerintah, sementara Anwar akan menggalang massa kota," kata pengamat dari ISEAS atau Yusof Ishak Institute Sesama, Norshahril Saat. "Jika Anwar keluar, strategi BN akan berubah dan mereka bisa mengembalikan cerita lama tentang perpisahan Mahathir-Anwar pada tahun 1998," imbuh Norshahril.

Mahathir dan Anwar sendiri telah "berkumpul" kembali setelah Mahathir meninggalkan Umno pada awal tahun 2016. Mahathir secara resmi adalah ketua PH dan Anwar pemimpin de facto-nya.

Mahathir dan Anwar kembali "berkawan" untuk mengkritik PM Najib yang pemerintahannya dipenuhi tuduhan korupsi. Najib dituding terlibat dalam skandal korupsi yang melibatkan dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Terpisah, Menteri di Kabinet Najib, Abdul Rahman Dahlan menyebut diusungnya Mahathir oleh PH sebagai "rasa malu dan tragedi". ***


Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00