Kubu Oposisi Kecewa Bila PAN, PKS dan Gerindra Gagal Koalisi Di Jatim

Suara Publik  SENIN, 08 JANUARI 2018 , 09:43:00 WIB

Kubu Oposisi Kecewa Bila PAN, PKS dan Gerindra Gagal Koalisi Di Jatim

Faizal Assegaf/Dok

REKOMENDASI bakal calon cagub dan cawagub di Pilkada Jawa Timur yang diusung PAN, PKS dan Gerindra, kini menuai krisis, terancam bubar di tengah jalan.

Beredar kabar, Ketum PAN Zulkifli Hasan terjebak ditawarin Jokowi jadi cawapres dan berada dalam bidikan KPK terkait dugaan kasus korupsi. Ihwal itu membuat PAN blunder dan dilematis.

Padahal, sejumlah tokoh oposisi seperti Amien Rais, Rachmawati Soekarnoputri dan para Jenderal (purn) serta kelompok solidaritas bela Islam telah memberi dukungan agar PAN, PKS dan Gerindra berkoalisi.

Mereka menyodorkan figur La Nyalla Mattalitti sebagai cagub dari PKS dan Gerindra. Serta memberi kesempatan buat PAN untuk memutuskan dua nama calon Cawagub, yakni Anang Hermansyah atau Suyoto alias Kang Nyoto.

Merujuk pada pemberitaan media massa, Zulkifli Hasan pun telah setuju dengan keputusan tersebut. Namun, hingga kini PAN terkesan berubah sikap. Hal itu membuat Amien Rais dan gerbongnya gusar dan mulai menggalang mosi tidak percaya kepada Zulkifli Hasan.

Sementara jaringan solidaritas bela Islam yang merupakan kekuatan pendukung koalisi PAN, PKS dan Gerindra pun akan mengeluarkan petisi. Isinya bila koalisi ketiga partai gagal dilakukan, maka umat Islam akan menarik dukungan di sejumlah Pilkada.

Tidak hanya itu, Amien Rais dan gerbongnya kini telah menggalang kekuatan untuk menyelamatkan kepemimpinan PAN. Sementara sejumlah jenderal (purn) dan politisi senior telah mengancam akan hengkang dari Gerindra.

Pasalnya, PAN dan Gerindra dinilai telah berkhianat kepada aspirasi umat Islam di Pilkada Jatim. Reaksi kemarahan tersebut sudah pasti dapat menyebabkan pelemahan konsolidasi di sejumlah daerah Pilkada.

Perseteruan sengit di lingkaran eliet PAN, PKS dan Gerindra di Pilkada Jatim tampaknya akan berujung petaka politik yang serius bagi kekuatan oposisi.

Kenyataan tersebut menyiram kecemasan kepada berbagai pihak lantaran ulah sikap keakuan dan ambisi yang dipamerkan elite PAN dan Gerindra. Sehingga aspirasi umat diabaikan bahkan dilecehkan.

Para tokoh ulama dan Habib Rizieq dari kota suci Mekkah, menyerukan agar elite PAN, PKS dan Gerindra harus legowo, solid dan istiqomah. Sehingga tidak menimbulkan kemarahan besar bagi para tokoh politik, Jenderal (purn) dan barisan solidaritas Islam yang selama ini gigih mendukung koalisi.

PKS, PAN dan Gerindra dihimbau menghimpun kekuatan politik untuk mengusung Cagub dan Cawagub di Pilkada Jatim. Bila hal itu diabakan, jelas bakal berimplikasi serius dan melemahkan aspirasi umat Islam.

Akibatnya, seluruh elemen yang tergabung dalam solidaritas bela Islam yang merasa dikhianati, bakal menarik dukungan. Hasilnya berpotensi merusak soliditas dan dukungan umat di Pilkada Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan daerah lainnya di tanah air.[***]


Faizal Assegaf

Ketua Progres 98


Komentar Pembaca
Mengatasi Konflik Internal Partai Hanura
Prospek APSC Dalam Mewujudkan Ketahanan Kawasan Asia Tenggara
Memetakan Permasalahan Cantrang

Memetakan Permasalahan Cantrang

SABTU, 20 JANUARI 2018

'Revolusi Air' Habib Keramat Cikini

'Revolusi Air' Habib Keramat Cikini

JUM'AT, 19 JANUARI 2018

Penolakan Sistem Presidensial

Penolakan Sistem Presidensial

JUM'AT, 19 JANUARI 2018

Gus Dur Kecil

Gus Dur Kecil

KAMIS, 18 JANUARI 2018

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00