Hanura

Gotong Royong Ketimbang Saling Menyalahkan

Menuju Peradaban  SENIN, 08 JANUARI 2018 , 08:24:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TAHUN 2017 merupakan tahun merugi bagi perusahaan asuransi, terutama akibat amukan trio badai Harvey, Irma dan Maria plus beberapa gempa bumi skala berat di Meksiko serta banjir bandang akibat musim hujan deras di Asia Selatan.

Kerugian diduga mencapai US$ 330.000.000.000. dengan sepuluh nol. Beberapa wilayah Nusantara juga menderita bencana tanah longsor dan banjir.

2018

Belum diketahui apa yang akan terjadi di Jakarta pada awal tahun 2018. Berdasar fakta bencana alam di Amerika Serikat, Asia Selatan, Meksiko maka meski tentu saja sama sekali tidak diharapkan namun kemungkinan tidak tertutup bahwa Jakarta akan dilanda banjir skala lebih besar ketimbang 2017. Banjir di Jakarta pada ujung akhir tahun 2017 menenggelamkan beberapa jalan protokol.

Kebetulan Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta yang baru, telah dilantik pada tanggal 16 Oktober 2017. Mereka yang bukan pendukung gubernur yang baru tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengungkit pembandingan bahwa banjir di masa gubernur yang lama tidak separah di masa gubernur yang baru.

Seolah dalam waktu dua bulan gubernur Jakarta yang baru sudah berhasil berprestasi menghadirkan banjir lebih besar ketimbang pendahulunya. Bahkan warga Bukit Duri dan Pasar Ikan yang sudah digusur dengan dalih menanggulangi banjir juga tetap disalahkan sebab mereka sempat menggugat (dan menang) penggusur ke pengadilan. Tampaknya para pendukung kebijakan penggusuran tetap bertahan pada keyakinan bahwa warga Bukit Duri dan Pasar Ikan adalah para penyebab banjir melanda Jakarta.

Gotong Royong


Layak dikuatirkan bahwa (semoga tidak) banjir skala besar akan melanda kota Jakarta pada awal tahun 2018. Maka gubernur Jakarta dan para warga yang telah tergusur apalagi yang belum tergusur harus bersiap-siap untuk menjadi bulan-bulanan sasaran dihujat sebagai biang keladi banjir.

Sebenarnya tidak ada salahnya kita simak apa yang dilakukan teman-teman di Amerika Serikat, Asia Selatan dan Meksiko ketika menghadapi bencana alam termasuk banjir bandang melanda wilayah pemukiman mereka masing-masing. Ternyata ketika menghadapi bencana alam mereka tidak saling menyalahkan atau mencari siapa yang bersalah sebagai biang keladi sehingga bencana alam terjadi. Tampaknya mereka semua itu sudah sadar bahwa ketimbang saling menyalahkan lebih baik bergotong-royong menolong para korban serta membangun kembali kawasan yang telah dihancur-leburkan oleh bencana alam.[***]


Penulis adalah pembelajar gejala Perubahan Iklim di dunia masa kini



Komentar Pembaca
Suka Dan Duka Silih Berganti

Suka Dan Duka Silih Berganti

SABTU, 21 JULI 2018

Kumbakarna

Kumbakarna

JUM'AT, 20 JULI 2018

Aku Bangga Menjadi Warga Indonesia
Humorologi Alasanologi Harga Telur Piala Dunia
Islam Dan Piala Dunia

Islam Dan Piala Dunia

SELASA, 17 JULI 2018

Nasionalisme Sepakbola

Nasionalisme Sepakbola

SELASA, 17 JULI 2018

Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Salam Komando Demokrat-PDIP

Salam Komando Demokrat-PDIP

, 14 JULI 2018 , 03:59:00

Kunjungan Khofifah-Emil

Kunjungan Khofifah-Emil

, 13 JULI 2018 , 01:26:00