50 Persen Stok Bahan Pangan Milik Distributor Harus Disalurkan

Ekbis  RABU, 13 DESEMBER 2017 , 01:28:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

50 Persen Stok Bahan Pangan Milik Distributor Harus Disalurkan

Toga Pandjaitan/RMOL

RMOL. Para distributor diimbau segera melaporkan stok pangan mereka masing-masing. Demikian dikatakan oleh Kepala Satgas Pangan Polda Sumatera Utara, Toga Pandjaitan saat ditemui dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Medan, Selasa (12/12).

"Diharapkan distributor agar segera melaporkan stok pangan milik mereka sesegera mungkin," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau para distributor menyalurkan barang dagangan mereka ke pengecer dan penjual minimal 50 persen dari stok yang ada. Tujuan kegiatan ini agar kenaikan harga bahan pangan jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 tidak signifikan.

"Jangan sampai kejadian tahun lalu ada stok 160 ton disetok. Imbauan ini langsung dari kabareskrim agar Natal dan Tahun Baru tidak terjadi lagi gejolak harga," jelas Toga.

Ia mengaku telah melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kota Medan. Toga akui beberapa distributor keberatan dengan aksi petugas yang mendatangi gudang-gudang milik pengusaha tersebut.

Untuk pengusaha dan distributor yang diketahui sengaja berbuat curang akan dikenakan sanksi tegas. Meski demikian sosialiasi menjadi solusi pertama sebelum sidak ke lapangan dikakukan.

"Kalau petugas satgas turun ke lapangan jangan sampai kita dikira cari duit pas sidak. Jalan terakhir itu penegakan hukum. Kami sudah lakukan sosialisasi ke pemilik usaha agar mereka menyalurkan barang mereka," jelasnya.[dem]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00